7190 KPM di kota Ambon Terima Bansos Beras dari Kemensos

7190 KPM di kota Ambon Terima Bansos Beras dari Kemensos

September 16, 2020 0 By admin

AMBON,FM,- Sebanyak 7190 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) di kota Ambon menerima bantuan sosial beras melalui program keluarga harapan ( KPMPKH) Kementerian Sosial RI, yang dilaunching oleh Wakil Wali kota Ambon, Syarif Hadler disaksikan oleh Kepala Bulog Maluku, Kepala Dinas Sosial Maluku dan Kepala Dinsos kota Ambon di GBB Halong, Rabu (16/09/2020)

Untuk wilayah kota Ambon, delapan desa yang pertama disalurkan yakni 7 desa di kecamatan Baguala dan satu desa Poka di kecamatan Teluk Ambon dengan banyaknya bantuan 15 Kg per keluarga selanjutnya akan diikuti oleh 50 desa dan kelurahan di kota Ambon selama tiga tahap terhitung sejak Agustus hingga October 2020.

Kepala Devisi Regional (Divre) Bulog Maluku, Muhammad Taufiq kepada wartawan menyatakan, sesuai dengan Petunjuk pelaksana ( Juklak) dari Kemensos RI, Bulog diberikan tanggungjawab untuk menyediakan stok beras kepada keluarga penerima selama tiga bulan sejak Agustus hingga October nanti dan itu sudah disiapkan oleh Bulog.

Pihaknya menjamin dari proses penyediaan hingga penyaluran nanti akan dilakukan secara baik. Sehingga benar-benar beras ya g diterima oleh masyarakat adalah beras kualitas terbaik yang layak dikonsumsi oleh masyarakat.

“Kami sudah melakukan penyediaan, perawatan hingga saat disalurkan nanti dan dapat dipastikan beras yang akan diterima oleh masyarakat benar-benar beras terbaik yang layak dikonsumsi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil wali kota Ambon, Syarif Hadler juga menyatakan, terima kasih atas bantuan sosial beras yang diluncurkan, apalagi ditengah pandemi covid saat ini tidak hanya mengganggu aspek kesehatan masyarakat di Kota Ambon tetapi juga ekonomi masyarakat.Oleh karena itu bantuan ini sangat tepat dan kiranya dapat disalurkan sesuai dengan peruntukannya dibarengi dengan proses pengawasan sehingga tidak terjadi ketimpangan di lapangan.

“Ini bukan hal yang baru bagi kita termasuk Bulog dan pemerintah provinsi,” ucap Hadler.

Dirinya mengakui, hingga saat ini proses pembangian bantuan sosial dalam bentuk apapun tidak ada kendala mulai dari proses pendataan hingga penyalurannya.

Diharapkan bantuan yang diberikan tidak dilihat dari nilainya dan jumlahnya melainkan nilai kepedulian pemerintah kepada warga masyarakatnya di kota Ambon. (FM-09)