Ada Kejanggalan Dalam Proses Pelantikan Pejabat Administrator, Walikota Salahkan BKD

Ada Kejanggalan Dalam Proses Pelantikan Pejabat Administrator, Walikota Salahkan BKD

Januari 13, 2021 0 By admin

AMBON,FM,- Dalam proses pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas dalam lingkup pemerintah kota Ambon ternyata ditemukan kejanggalan yang mana beberapa pejabat yang saat gladi namanya dibacakan dengan lantang. Namun saat proses pelantikan berlangsung ternyata namanya tidak dibacakan oleh dilantik oleh walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Rabu (13/01/2021)

Sejumlah pejabat tersebut yakni, Revi Huwae dan Arthur Salakay bahkan ada juga pejabat yang sudah 18 tahun tetap masih menjabat tanpa pernah dipromosi atupun dirolling agar ada penyegaran dalam tubuh birokrasi pemerintahan.

Lantraran kecewa, nama tidak dibacakan akhirnya dua pejabat inipun keluar meninggalkan ruang pelantikan.

Saat dikonfirmasi fokusmaluku.com, Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan, kesalahan terjadi pada BKD karena tidak beres dengan sistem administrasi kepegawaian, itulah kelemahan kita.

“Saya juga baru diberi tau soal itu, kesalahan itu ada pada BKD makanya saya kasih waktu III bulan sudah harus dibenahi, kan asisten II kota Ambon akan pensiun pada Juli mendatang, ya terjemahkan sendiri lah,” akui walikota.

Louhenapessy mengaku,dirinya tidak sungkan untuk melakukan evaluasi terhadap Kepala Badan Kepegawaian kota Ambon karena sudah bertahun-tahun sistem tidak pernah berjalan secara baik. (FM-06