Investasi Pasar Saham di Maluku, Didominasi oleh Pelajar dan Mahasiswa
Oktober 3, 2021AMBON, FM, – Pelajar dan mahasiswa menjadi mayoritas utama dalam investasi pasar saham di Bursa Efek Indonesia ( BEI) Provinsi Maluku jika dilihat dari sisi profesi dan memegang kendali sebesar 35 persen. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Provinsi Maluku, Albertho Dachi saat memberikan materi pada moment workshop wartawan daerah yang berlangsung secara daring, Sabtu (02/10/2021)
Selain pelajar dan mahasiswa, mayoritas investor di Maluku didominasi oleh pegawai swasta 25 persen, pegawai negeri 13 persen, pengusaha 12 persen, IRT 2 persen, guru 2 persen dan TNI/POLRI 1 persen.
Akui Dachi, jika dilihat dari usia, investor di Maluku dan Maluku Utara didominasi oleh usia 18-25 tahun atau sebanyak 43 persen. Disusul oleh usia 31 tahun Hingga 40 tahun atau sekitar 21 persen.
Sedangkan usia 26 hingga 30 tahun sebanyak 20 persen, ditutup dengan usia 41 hingga 100 tahun sebanyak 20 persen.
Dachi menambahkan,rata-rata investor di Maluku dan Maluku Utara ternyata 66 persen berpusat di Kota Ambon, di kabupaten Maluku Tengah sebanyak 11 persen, Kabupaten Buru sebesar 5 persen ditutup dengan 4 persen dari Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).


