Panas Pela Pendidikan SMPN 9 Ambon dan SMPN 21 liang Berlangsung Meriah

Panas Pela Pendidikan SMPN 9 Ambon dan SMPN 21 liang Berlangsung Meriah

Januari 30, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Kegiatan panas Pela Pendidikan adalah satu satu bukti hubungan persaudaraan dan kekerabatan erat yang terjalin antara dua sekolah berbeda.

Sumpah ” Pela” Itu akhirnya menjadi sebuah bukti bahwa hubungan persaudaraan juga dapat terjalin dalam komunitas berbeda dua agama salam dan sarane. Sekaligus mempertegas identitas sebagai orang Maluku dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Panas Pela kedua sekolah ini sudah terjalin sejak 9 tahun silam, kali ini gelaran panas Pela yang dipusatkan di SMPN 21 Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/01/2023) bertemakan Bullying, Extrimisme dan Kekerasan Rajut Persaudaraan Sejati Hidup Orang Basudara Melalui Pela Pendidikan.

Salah satu kegiatan budaya ini menghadirkan Kepala Densus 88 AT Polri Irjen Pol Marthinus Hukom, S.I.K., M.S.i, Direktur ARMC, Dr. Abidin Wacanno, Bapak Prof. Dr. John Ruhulesin, Ibu Kepala Sekolah SMPN. 9 Kota Ambon Lona Parinussa, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah SMPN 21 Malteng Suriani Wael, SH, Camat Salahutu, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Ambon, Bapak Ibu Pengawas SMPN 9 Kota Ambon dan SMPN 21 Malteng, Ketua MUI Dr.Abdullah Latupono, Mewakili MPH Gereja Protestan Maluku, Mewakili Keuskupan Amboina Uskup Joseph, Korwil Pendidikan Maluki, Danramil Salahutu, Kapolsek Salahutu, dan Raja Negeri Liang.

Patut mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kita dapat kembali membangun tali silahturahmi dalam kebersamaan panas pela pendidikan hari ini,” tukas Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Ambon, Lona Parinussa mengenang kembali peristiwa awal kejadian menjalin hubungan persaudaraan yang sejati, harmonis dan rukun sejak tahun 2013 sampai hari ini.

Panas pela pendidikan ini sering terjadi setiap tahun dan secara bergantian di kedua sekolah, tapi 3 tahun belakangan ini, kita dirundung dengan covid 19, namun tetap kita menjalin kebersamaan dengan seluruh kegiatanpun kita saling berkolaborasi.

“Hidup rukun dan saling menghargai perbedaan itu yang sangat penting dalam. Bingkai hidup persaudaraan khususnya pada bidang pendidikan.

Kegiatan yang dirangkai ini juga sekaligus dengan Penandatanganan Prasasti pela pemdidikan antara kedua sekolah dimaksud. (FM-08)