AM-GPM Dakota dan Pemkot Ambon Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

AM-GPM Dakota dan Pemkot Ambon Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

Juli 19, 2023 0 By admin

AMBON,FM,-Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) Daerah Kota Ambon bersama dengan Pemerintah Kota Ambon secara bersama mencanangkan gerakan pembagian bendera Merah putih menyongsong HUT RI ke-71 tahun. yang berlangsung di Pattimura- Park Kota Ambon Rabu (19/07/2023

Ketua Daerah AM-GPM Kota Ambon,Ivana Tuhumenna dalam sambutannya mengatakan, bendera dengan warna merah putih sebenarnya sudah digunakan sejak zaman kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur yang menjadikan bendera merah putih sebagai lambang kebesaran.

Kerajaan Kediri juga sudah menggunakan warna merah putih sebagai panji kerajaan bahkan bendera perang Sisingamangaraja 9 dari tanah Batak memaknai warna putih.

Disebutkan, pada beberapa perang di Aceh para pejuang juga menggunakan bendera perang dengan warna merah putih, kemudian di awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda para pelajar dan kaum nasionalisme menggunakan bendera yang dinamakan sang merah putih

“Sang saka merah putih pertama kali dikibarkan di Indonesia pada 17 Agustus 1945 saat proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia selain itu hingga sekarang bendera merah putih dikibarkan setiap upacara bendera,” ujarnya.

Dia menambahkan, Filosofi bendera merah putih ini mempunyai makna khusus, merah berarti berani dan putih berarti suci merah melambangkan tubuh manusia sedangkan putih melambangkan jiwa manusia keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan.

Pemuda, lanjut Tuhumenna, merupakan suatu aset pembangunan bangsa dan negara yang berharga baik pada saat ini maupun pada masa depan terutama dalam upaya pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Peran pemuda dalam pembangunan bangsa dan negara juga menjadi salah satu kunci yang tidak boleh dilewatkan dalam perkembangan zaman yang semakin maju dan modern ini.

Lebih jauh dirinya menyatakan, peran pemuda sebagai agen bangsa Indonesia sendiri dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu :
Pertama, Agent of change yang berarti pemuda memiliki peran dan tugas penting bagi pengadaan perubahan-perubahan positif bagi masyarakat bangsa dan negara Indonesia

Kedua, Agent of development yang berarti bahwa pemuda merupakan agen pembangunan bangsa Indonesia di segala bidang kehidupan baik itu yang bersifat fisik maupun yang bersifat nonfisik

Ketiga, Agent of modernization yang berarti bahwa pemuda memiliki peran dan tugas sebagai pelopor pembaharuan bagi kehidupan bangsa dan negara Indonesia.

Lebih jauh dijelaskan, sebagai bagian dari pemuda Indonesia untuk tetap mengorbankan jiwa semangat dan tekad kuat demi kemajuan dan kelancaran pembangunan bangsa Indonesia terutama kader AM- GPM di daerah Kota Ambon

“Bendera merah putih merupakan identitas dan alat pemersatu masyarakat Indonesia sebab itu, gerakan pembagian bendera merah putih merupakan identitas dan adat pemersatu masyarakat Indonesia yang telah dilakukan dalam skala Nasional sembari memberi pesan bahwa masyarakat kita boleh berbeda bendera dalam berpolitik, ekonomi tetapi ada satu bendera persatuan yang mengikat kebersamaan yakni bendera merah putih.

“Tidak ada negara yang tidak memiliki dan salah satu simbol yang terpenting adalah bendera. Artinya, bendera merah putih merupakan simbol kemerdekaan serta kebersamaan,”bebernya

Menurut Tuhumenna, gerakan pembagian bendera yang dilakukan saat ini penting untuk menambah cinta tanah air, bela negara dan memperkokoh kebangsaan. Nantinya, momen pembagian bendera menjelang hut Republik Indonesia ke 71 hendaknya dapat diteruskan kepada 133 ranting di daerah Kota Ambon sebagai wujud kebanggaan dan rasa cinta kepada tanah air.

Sementara itu, Pj Wali kota Ambon, Bodewin Wattimena menyebutkan, gerakan pembagian bendera merah putih bertujuan untuk menggungah rasa patriotisme warga kota Ambon.

Dalam mendukung program Pemda AM-GPM dan Kesbangpol kota Ambon melaksanakan kegiatan ini sebagai instrumen teknis untuk pemantapan pengembangan wawasan kebangsaan demi penguatkan kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila dan UUD 1945 serta menjaga persatuandan keutuhan berbangsa.

Diharapkan dalam tahapan pemilu dan Pilkada nanti dapat menajga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa sebagai anak negeri di Kota Ambon meskipun nantinya akan ada banyak pesoalan yanb dihadapi seperti politik uang maupun politik identitas.

“Saya yakin AMGPM adalah kader yang terdidik dan dibesarkan dalam organisasi yang luar biasa dan pasti mampu hadapi tentangan kedepan,” ucapnya.

“Harus jadi agen perubahan yang bersuara untuk kepentjngan bersama, harua dapat menjadi contoh bagi yang lain, perbedaan itu anugerah Tuhan yabg mesti disyukuri sekaligus menjadi kekuatan bersama unruk membangun kota Ambon,” tandasnya.

AMGPM juga diharapkan dapat mendukung Pemkot Ambon dalam setiap program dan hal positif yang dilakukan dalam kolaborasi bersama demi Kota Ambon yang lebih baik. Karena akan memberikan dampak berharga bagi kota dan masyarakat.

“Terus gelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa karena hanya dengan itu Kota Ambon akan tetap maju,” tutupnya. Eda L