Latuconsina Beri Dukungan bagi MTs Tingkatkan Mutu dan Prestasi

Latuconsina Beri Dukungan bagi MTs Tingkatkan Mutu dan Prestasi

Agustus 1, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD-RI) Ana Latuconsina memberikan dukungan penuh kepada sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di kota Ambon untuk lebih lagi meningkatkan mutu dan prestasi dalam bidang pendidikan. Hal ini diungkapkan Latuconsina kepada Fokusmaluku com usai menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun ( HUT) Sekolah MTs negeri yang ke 32, yang terselenggara pada sekolah tersebut di kawasan kebun cengkeh,kota Ambon- Provinsi Maluku, Selasa (01/08/2023)

Latuconsina menyebutkan, perayaan Hari Ulang Tahun MTs negeri Ambon ke 32 menunjukan eksistensi di bidang pendidikan
terkhususnya yang dikelola oleh Kementerian Agama.

“Mudah- mudahan ini menjadi suatu contoh yang baik untuk pendidikan yang lain, bukan hanya MTs tetapi juga Madrasah Aliyah dan sebagainya,yang pasti adalah pendidikan formal seperti ini yang berlabel agama harus lebih ditingkatkan,” akui Latuconsina.

Menurutnya, selama ini selalu ada image yang buruk tentang sekolah madrasah salah satunya adalah dari sisi mutu pendidikan.

“Ada yang bilang kalau Madrasah itu tidak terlalu baik mutunya tapi mudah-mudahan dilihat dengan prestasi yang diperoleh oleh MTs Negeri Ambon ini akan memacu untuk lebih ditingkatkan lagi khususnya kepada MTs lainnya maupun madrasah yang lain bukan saja sekolah yang berafiliasi keagama Islam tapi juga yang Kristen,” bebernya.

Disinggung soal dukungan terhadap sistem pendidikan di Maluku terkhususnya kota Ambon, Latuconsina berpendapat, jika secara kelembagaan, dukungan DPD-RI terus dilakukan. Salah satunya adalah membina regulasi agar pendidikan ini semakin baik.Apalagi saat ini pemerintah selalu menganti- ganti kurikulum, agar tetap kurikulum ini berkesinambungan, tugas kita ada memperjuangkannya.

“Kita tahu bahwa sekarang ini kan pemerintah selalu mengganti-ganti kurikulum nah kita memperjuangkan kurikulum ini agar terus berkesinambungan dan tidak membuat guru menjadi bingung. Yang terlebih dan yang paling penting kurikulum itu dipersiapkan dapat disesuaikan dengan fasilitas yang ada di wilayah Indonesia Timur,” demikian ucap Latuconsina. Eda L