16 Bank di Maluku Siap Kampanyekan GPN

Juli 27, 2018 0 By admin

AMBON,FM.- Sebanyak enam belas Bank di Maluku siap mengkampanyekan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Tahun 2018 di Provinsi Maluku, sebagai tindaklanjut kampanye yang dilakukan secara nasional, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka kota Ambon. (29/7) esok.
Dengan sasaran penukaran kartu ATM nasabah berlogo HPN. kegiatan ini akan dihadiri oleh Pejabat Pemprov Maluku, Forkompinda, Pimpinan Perbankan, nasabah perbankan, tamu undangan dan masyarakat.Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku, Bambang Pramasudi saat konfrensi pers dikantornya, Jumat.

Pramasudi menyatakan, saat kampanye nanti Bank BCA Cabang Ambon akan menyiapkan sekitar 324 kartu ATM berlogo GPN, sementara Bank BNI Cabang Ambon, akan menyiapkan 500 Kartu ATM berlogo HPN untuk ditukarkan oleh nasabah. dari total 25.000 kartu, disusul dengan 50.000 buah kartu ATM tambahan.

Pramasudi menjelaskan, GPN adalah suatu system yang mengintegrasikan beberapa kanal pembayaran (misAutomated Teller Machine/ATM, Electronic Data Capturing/EDC) yang memfasilitası transaksi elektrank melalui
system/infrastruktur antar switching yang saling terhubung (interkoneksi) dan insrtumen yang saling dapat diterima/diproses di berbagai kanal pembayaran (interoperabilitas)
Dengan GPN, memungkinkan transaksi elektronik dapat digunakan seluruh masyarakat indonesia. sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transaksi elektronik yang aman, berkualitas, dan efisien.

“Sasaran dan manfaat utama implementasi GPN adalah menciptakan ekosistem sistem pembayaran yang saling interkoneksi, interoperabilitas dan ungkapnya.

GPN, ucap Pramasudi, dapat meningkatkan perlindungan konsumen antara lain melalui pengamanan data
transaksi nasabah dalam setiap transaksi. serta meyakinkan ketersediaan dan integritas, data transaksi sistem pembayaran nasional guna mendukung efektivitas transmisi kebijakan
moneter, efsiensi intermediasi dan resilensi sistem keuangan.

Diharapkan masyarakat tidak perlu lagi memilki banyak kartu untuk bertransaksi, dan infrastruktur pemrosesan pembayaran (EDC) dapat disebar lebih merata tidak hanya di kota-kota
besar, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.

“Tidak perlu khawatir mengenai keamanan data karena seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik (ATM Bersama, Prima, Alto, dan Link) Bahkan masyarakat juga dapat menikmati biaya administrasi yang lebih murah, karena seluruh pemrosesan dlakukan di domestik dan bank tidak dikenakan biaya lisensi logo,” ucap Pramasudi.

” Prinsipnya Perbankan di Provinsi Maluku siap mendukung kebijakan Gerbang Pembayaran Nasional Melalui GPN, sistem pembayaran Indonesia ke depan akan mencakup semua layanan (satu sistem untuk semua, lebih inklusf, lebih mudah, lebih efisien, selalu terjaga keamanannya,” Demikian (FM-29)