Sekjen Kemedikbud Sebut Music Bambu Mampu Perkuat Harmonisasi Sosial
November 17, 2018AMBON, FM- Sekertaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Sekjen Kemendikbud RI), Sri Hartini menyebut Music Bambu mampu memperkuat Harmonisasi sosial di masyarakat. Demikian ungkap Hartini saat membuka Amboina Internasional Bamboo Musik Festival dan Convensional (MFC) 2018, yang berlangsung di Taman Budaya- Ambon, Kamis (15/11).
Dikatakan, alat musik bambu digunakan sebagai medium harmonisasi musik yang luar biasa di kota Ambon. Karena dengan hati orang Ambon, musik ini dapat menyatukan berbagai macam keragaman yang ada secara nyata sehingga terjalin selamanya.
Dirinya beranggapan, impian Ambon menuju kota music dunia, dapat terwujud.
Baginya, sejak ratusan tahun lalu juga, music sudah bambu sudah digunakan sebagai alat music tradisional.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Indonesiana yang telah dilaksankan di 19 kota di Indonesia, Kota Ambon merupakan kota yang terakhir dan sebagai penutup bagi seluruh plafon Indonesiana. “Lewat program ini mudah-mudahan musik yang ada di dunia akan terangkat melalui Kota Ambon dengan musik Bambu,” akuinya.
Menurutnya, adapun karya nyata dan ekspresi budaya dari kota Ambon yaitu alat musik bambu dapat dijaga, dipelihara dan dikembangkan sebagai anugerah yang belum tentu dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.
“Ambon unik dengan musik bambu secara historis yang tidak terpisahkan dari wilayah musik Asia Tenggara, dan dari bahan bambu juga dapat digunakan sebagai seni musik dan pertunjukan,” ungkapnya.
Ia berharap, tidak hanya alat musik tiup yang dimiliki oleh Kota Ambon lewat bambu ini tapi akan muncul ekspresi lain untuk dimanfaatkan.
“Saya berharap konvensi ini dimanfaatkan dengan baik bagi komunitas budaya yang sesungguhnya aehingga terjalin berbagai kerjasama musik bambu dari berbagai lintas yakni musik dan agama maupun nusantara serta dunia,” pintanya.
Sementara itu, Sekertaris Kota Ambon, A. G.Latuheru mengatakan, kegiatan ini merupakan kerhormatan bagi Pemkot Ambon karena bersama-sama dalam sukacita ini. “Ini merupakan tanggung jawab melestarikan nilai-nilai bangsa,” katanya.
Ia berharap, semua para tamu yang hendak berkunjung ke Kota Ambon guna menyasikan kegiatan ini dapat menyampaikan kepada masyarakat di daerahnya bahwa Ambon sudah aman, baik, aman dan damai.
Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Ambon sehingga dengan cepat terwujudnya Ambon Kota musik dunia.
Turut hadir dalam kegiatan dimaksud, Sekjen Kemendikbud RI, Tri Hartini, Sekertaris Kota Ambon, A.G.Latuheru, Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Riko Hayat, 4 orang Nara Sumber yaitu Molucca Bamboowin Orchestra, Maynart R.N.Alfons; Salah satu Dosen di Universitas Pelita Harapan, Dr. Jack Arthur Simanjuntak, Dosen Pada University of the Philippines, Prof. Ramon Santos, Staf Pengajar FAD UK Duta Wacana, Eko Prawoto M. Arch. (FM-07)
