Pohon Rambutan Tumbang, Timpa Rumah Warga
April 12, 2019AMBON,FM.- Sebuah pohon rambutan berusia hampir 30 tahun tumbang dan menimpa rumah milik keluarga Amorhoseya yang berlokasi RT 002/01 Karpan Bawah, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau kota Ambon Jumat
(12/04/2019) akibat kejadian itu, 10 petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran
dan Penyelamatan kota Ambon dikerahkan untunk membantu warga masyarakat.untungnya akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun terjadi kerusakan pada bagian depan rumah korban.
Kepada wartawan seorang keluarga korban, Edy Siwabessy mengaku,
kejadian ini sudah terjadi hari kemarin sekitar pukul 02.00 WIT, diduga karena pohon tersebut berbuah terlalu lebat, hampir menutupi seluruh bagian rumah. namun tidak langsung dilaporkan kepada tim badan bencana atau pemadam kebakaran. keluarga dan tetangga sekitar rumah melakukan penanganan cepat terlebih dahulu.
Setelah itu pihak keluarga mengambil inisiatif untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggunglangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Ambon, namun karena BPBD tidak memiliki alat, keluarga diarahkan ke
Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan kota Ambon.
“Pohon ini sudah tumbang dari hari kemarin, sekitar jam 02.00 WIT, awalnya
kami dan beberapa tetangga langsung menangani dulu, karena pohonya besar, kami berinisiatif untuk melaporkan kejadian tersebut ke BPBD kota
Ambon,tetapi karena terkendala alat, kami diarahkan ke Dinas kebakaran dan Penyelamatan, setelah kami lapor, petugas langsung dikerahkan,” Ucap
Dirinya sangat beterima kasih atas kinerja pemerintah yang tanggap dengan setiap insiden yang terjadi di masyarakat, paling tidak, ada kepuasan tersendiri dari masyarakat kepada pemerintah kota Ambon.
“Jujur sebagai masyarakat, kami sangat senang, karena pemerintah kota Ambon sangat tanggap terhadap setiap kejadian yang terjadi di masyarakat, ketika ditelepon langsung hadir, kami puas,” bebernya.
Dengan bantuan penyelamatan dari Dinas Pemdam kebakaran, pihaknya meminta agar pohon dimaksud dirobohkan rata dengan tanah saja, agar tidak lagi terjadi hal serupa dan tetangga sekitar juga tidak dirugikan, manakala terjadi bencana yang sama. (FM-06)
