Ambon Darurat E-Coli

Juli 18, 2019 0 By admin

AMBON,FM.- E-coli kini semakin mengancam masyarakat kota Ambon.terbukti ikan di pasar Mardika kota Ambon yang tercemar E-coli telah melewati ambang batas,kini diperhadapkan lagi dengan riset BPOM Ambon yang mana ditemukan 62,5 persen jajanan anak sekolah telah terkontaminasi E-coli.

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes saat ditemui wartawan di Balai kota Ambon, Kamis (18/07/2019) menyatakan, dengan hasil temuan itu tentu sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat khususnya anak-anak sehingga Dinas kesehatan Kota Ambon sudah harus menetapkan Ambon darurat E-coli.Sehingga ada perhatian dari pemerintah pusat terhadap Kota Ambon.

Dirinya juga mengusulkan, untuk secepatnya membentuk tim penanganan bersama yang didalamnya DPRD B POM Pemerintah Kota Ambon dinas terkait dan juga stakeholders lainnya LSM tokoh agama tokoh masyarakat pemerhati lingkungan untuk duduk bersama dalam sebuah kelompok kerja( Pokja) guna menyusun langkah-langkah antisipasi atau penanganan dalam meminimalisir hal dimaksud secara terstruktur dan sistemik.

“62,5 persen itu sudah sangat fatal karena sangat berbahaya bagi tubuh manusia apalagi sudah masuk pada jajanan anak sekolah tentu sudah sangat mengancam kesehatan yang tentunya juga akan berpengaruh kepada masa depannya,”ucap Pormes.

E-coli bagaikan akibat dari sebab yang terjadi, sebabnya adalah kesadaran masyarakat yang sangat kurang tentang sanitasi dan kebersihan lingkungan apalagi dengan data resmi BPOM Ambon sudah sangat jelas.bagian strategis dari dinas kesehatan dan lingkungan hidup Dinas PUPR mengenai ijin, semua yang termasuk di dalamnya harus melakukan koordinasi bersama melalui Pokja dan rumusan langkah-langkah praktis.

Dirinya bahkan menghimbau seluruh orang tua, untuk menjaga kesehatan lingkungan, dan menyiapkan makanan atau jajanan bagi anak di rumah untuk dibawa ke sekolah.sehingga anak tidak lagi jajan diluar. Sambil tetap menerapkan pola hidup sehat pada dalam keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Prinsipnya,kita harus lawan, ini tentang generasi mendatang yang harus sehat, potong rantai kesehatan anak, akibat jajanan yang tidak sehat,” demikian Pormes.( FM-08)