Wali kota : Jadikan Sampah Sebagai Mitra
Februari 21, 2020AMBON, FM,- Saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2020 di kota Ambon. Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku, sampah jangan dipandang sebagai musuh melainkan sebagai mitra, yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan kembali niilai tambah secara ekonomis.
“Kalau kita lihat sampah sebagai musuh kita, tentunya kita akan apriori dan antipati tetapi kalau ditematkan sebagai mitra maka mulai dari proses penanganan sampai dengan proses pengurangan dpaat dilaksanakan dan dapat dipilah karena memiiliki nilai ekonomis secara strategis. tetapi kalau menjadi musuh yang ada pada kita buang,buang tentu akan berdampak besar bagi lingkungan dan masa depan kita,” Demikian ucap Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy pada peringatan HPSN Tahun 2020 yang digelar di tepi Pantai Rumah Tiga, Kota Ambon, Jumat (21/02/2020)
Dia menjelaskan, kepedulian sampah telah ditunjukan melalui kegiatan dan
komitmen kita yaitu,sabtu pagi bersihkan lingkungan atau jumpa berlian yang
dilaksankan dan prakarsai oleh ASN Pemkot sejak 7 tahun lalu.
“Kita bersyukur dampak dari jumpoa berlian semakin hari semakin
menunjukan jhaso yang lenih baik karena para ASN kota bekerja dengan hati
tanpa melihat jabatan untuk kepentingan rakyat dan masyarakat di kota ini,”
Dari sikap itu kita melihat bahwa, tingkat partisipasi masyarakat harus terus
digalakan daeri kegiatan itu dan melalui HPSN ini, pemerintah bertekad untunk
setiap Sabtu seluruh komponen masyarakat yang ada di RT,Lurah, Desa
maupun negeri melaksankan program Sabtu pagi bersihkan lingkungan.
“Kita membuatnya Sabtu pagi lantaran hari itu seluruh kantor Off apakah itu
ditengan masyarakat
Diharapkan, ASN kota Ambon menjadi penggerak bagi lingkungan dimana dia
berada. Orang tua harus menjadi contoh dan teladan kepada anak-anaknya dan siswa jarus dapat mengingatkan orang tua manakala membuang sampah tidak pada tempatnya. tokoh agama, adat masyarakat diharapkan untuk turut
berpartisipasi sebagai contoh dan teladan di tengah masyarakat.
Memaknai HPSN adalah memaknai bagaimana pentingnya kesejahateraan
bangsa ini, sebagai ibukota provisni, kita mestinya menjadi contoh bagi
kota/kabutapen lainnya di Maluku melalui inovasi baru yang dilaksanakan dari waktu ke waktu.
Masalah sampah telah menjadi maslaah sosial yang dihadapi oleh setiap kota di Indonesia tanpa terkecuali di kota Ambon. Kedua ta Ambon adlaah kota sedang di pulau, kota Ambon menjadi pusat aktifitas masyarakat
baik ekonomi, perdagangan pendidikan dan sosial budaya.
konsekuenasi dari pusat aktifitas masyarakat, kota Ambon telah menghasilkan volume sampah yang cukup tinggi, oleh karenanya pengelolaan sampah yang Sistematis menyeluruh dan berkesinambungan harus terus dilakukan.
pengelolaan sampah yang dimaksud meliputi kegiatan pengurangan dan
penanganan karena saat ini telah mengunakan paradigma reduksi mulai dari sumbernya
“Sampah dari sumbernya yakni rumah tangga harus dipilah sesuai jenisnya
kemudian dimanfaatkan terutama sampah yang bernilai ekonomis.
pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomis akan disalurkan melalui bank
sampah, TPS didaur ulang maupun komposing selanjutnya residu dibuang ke
TPA,” beberya.
“Pilah sampah dari rumah adalahsalah satu kegiatan penanganan sampah,
menjadi fokus perhatian HPSN Tahun 2020. dan telah menjadi gerakan
bersama dan pengurangan sampah di sumber.
Gerakan itu juga sebagai upaya mendukung perbaikan sistem pengumpulan dan pengangkutan sampah secara terpilah untuk memaksimalkan gerakan dimaksud, maka perlu kelembagaan nilai-nilai melalui peningkatan pemahaman dan kepedulian masyarakat dan memilah sampah dari sumber sesuai jenis dan kategori.
Diharapkan, peringatan HPSN Tahun ini, mampu membangkitkan optimisme
masyarakat dengan meningkatkan kesadaran dan bekerjasama dalam
mengelola sampah untuk hidup bersih.
Diakir peringatan HPSN, Walikota Ambon dan sejumlah Forkopimda berkesempatan melakukan penanaman pohon Ketapang kencana pada lokasi dimaksud. (FM-07)
