Inilah Komoditas Pertanian yang Turun Harga
Mei 8, 2020
AMBON, FM,- Badan pusat Statistik Provinsi (BPS) Provinsi Maluku mencatat nilai tukar petani di daerah ini pada Bulan April 2020 sebesar 96,57 persen atau mengalami penurunan 1,08 persen, dibandingkan April 2020 yang tercatat
sebesar 97,62.
Penurunan terjadi lantaran penurunan indeks harga yang diterima petani sebesar 0,04 persen dan peningkatan keperluan produksi pertanian yang tercatat sebesar 1,05 persen.
Atas dasar itu, sejumlah komoditas pertanian mengalami penurunan harga ditingkat petani yang juga menjadi penyumbang terbesar penurunan adalah tanaman perkebunan rakyat seperti cengkeh, pala biji, dan karet, di sektor perikanan adalah rumput laut, ikan terbang, kembung lobster, kerapu, kakap, alu-alu, udang laut dan cakalang. sementara disektor peternakan diantaranya, sapi potong.
demikian diungkapkan Kepala Bidang Statistik Distribusi pada BPS Provinsi Maluku, Ir.Jessica.E.Pupella dalam siaran Berita Resmi Statistik yang diterima media ini, Rabu
(6/05/2020)
Dijelaskan,terdapat tiga sub sektor yang mengalami penurunan diantaranya, tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,51 persen, sub sektor perikanan sebesar 1,96 persen yang disumbangkan oleh penurunan kelompok perikanan budidaya sebesar 2,33 persen dan perikanan tangkap sebesar 1,93 persen, dan sub sektor peternakan sebesar 0,99 persen.
Lanjutnya, dua sub sektor hortikultura mengalami peningkatan NTP yakni sub sektor Holtikultura sebesar 0,78 persen dan sub sektor tanaman turun sebesar
0,75 persen.
akuinya, Nilai Tukar Petani Provisni Maluku pada April 2020 tanpa sub sektor perikanan tercatat sebesar 96,05. angka tersebut juga megalami penurunan sebesar 0,97 persen. jika dibandingkan dengan Maret 2020.
Pada periode yang sama NTP Provisni Maluku berada 3,75 poin dibawah level NTP Nasional yang tercatat sebesar 100,32. (FM-07)
