Malam Hiburan Warnai Penutupan Ritual Panas Gandong Rutong-Rumahkay

Malam Hiburan Warnai Penutupan Ritual Panas Gandong Rutong-Rumahkay

Juli 22, 2020 0 By admin

AMBON,FM,- Malam hiburan anak muda atau pentas seni mewarnai penutupan ritual panas Gandong Rutong-Rumahkay, Kamis (19/03/2020)

Dalam tradisi ini, malam pentas seni dua negeri haruslah dilakukan hingga pagi termasuk juga pesta pisang tetapi karena satu dan lain hal akhirnya harus ditunda.Hal ini diungkapkan tokoh adat Negeri Rutong, Karel Maspaitella kepada fokusmaluku.com di lokasi dimaksud.

Dijelaskan, dalam pentas seni tersebut berbagai tarian dan nyanyian dipersembahkan diantaranya,tarian dansa tali, katreji, tarian sahureka-reka dan tarian bambu gila.

Ditempat yang sama, Rusly Manorek Kepala Balai Pelestarian Nilai Budya Provinsi Maluku menyatakan, agar tradisi ini tetap terjaga dan lestari, karena dari sisi pelestarian masyarakat pelaku budaya harus tetap menjaga dan melaksanakannya karena yang terpenting adalah nilai-nilai persaudaraan kekeluargaan dan hubungan satu sama lain.

Dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang hadir sangat banyak dan inilah standar kekeluargaan dan kerukunan orang Maluku
Ini yang mesti di pertahankan dan dijaga dalam nilai-nilai kebersamaan dan persatuan.

Akui Manorek, bagi generasi muda budaya dan tradisi ini harus tetap dijaga dan dibina terus inilah dasar dan pedoman dalam menjalin hubungan yang lebih baik.sehingga nilai persaudaraan dan persatuan inilah yang menjadi contoh bagi daerah lain. Bahkan semua tradisi yang berhubungan dengan kekeluargaan dan nilai-nilai persaudaraan tetap terangkat karena itulah dasar pembangunan.

“Hal ini mesti terus dijaga, baik instansi pemerintah maupun pelaku budaya bukan hanya bagi kita yang berada di Maluku tetapi juga yang ada di luar Maluku,” ucapnya.

Ritual Panas Gandong merupakan seremoni adat yang biasanya dilakukan antara dua atau lebih negeri adat di Maluku dengan tujuan untuk menghangatkan kembali relasi mereka sebagai “Orang Basudara/barsaudara” yang percaya bahwa leluhur mereka berasal dari kandungan/gandong yang sama. (FM-06)