Terjadi Kenaikan Pembayaran PBB, Ini Penjelasan Dinas Terkait

Terjadi Kenaikan Pembayaran PBB, Ini Penjelasan Dinas Terkait

Maret 26, 2021 0 By admin

AMBON, FM,-Terjadi kenaikan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mengagetkan warga masyarakat, padahal bentuk bangunan dan tidak mengalami perubahan.

Menyikapi itu, Pemerintah kota Ambon melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kota Ambon angkat bicara.
Melalui Kepala Bidang Pengelolan PBB, Ja’far Marasabessy kepada media ini di Balai kota Ambon Selasa (23/03/2021) mengatakan,  kenaikan itu sudah sejak tahun 2019 dikarenakan data awal sejak penyerahan dari kantor Pajak Pratama baru diupdate pada tahun 2016 yakni harga material bahan bangunan  yang diaplikasikan dalam PBB.

“Untuk diketahui masyarakat, hasil update itupun bukan hasil survei BPPRD melainkan hasil survei dari kantor dinas PUPR sebagai institusi yang memiliki kompeten dalam melakukan survei harga pasar,” ucapnya.

Akuinya, dari 2019 kenaikan tarif masih berlakukan tarif 0,1 persen bagi nilai PBB dibawah 1 Miliar, dan 0,2 persen diatas Rp. 1 Miliar artinya jika ada masyarakat yang PBBnya mengalami kenaikan, semata-mata bukan karena kenaikan tarif sepihak dari pemerintah kota Ambon.

Marasabessy mengakui, kenaikan PBB akibat naiknya harga material  bangunan yang diaplikasikan pada DBKB (Daftar Biaya Komponen Bangunan), dulu harga semen berbeda dengan yang sekarang menyebabkan PBB juga ikut naik , kalau nanti harga material bangunan turun tentu nilai pajak juga akan ikut turun,” ucapnya

“Survei ini biasanya diupdate setiap tiga tahun sekali tetapi jika suatu wilayah terdapat progres pembangunan yang cukup besar  tentu akan dilakukan selama satu tahun sekali,” tutupnya. (FM-09)