Masyarakat Saparua Gelar Seminar Kebangsaan Pela Gandong

Masyarakat Saparua Gelar Seminar Kebangsaan Pela Gandong

April 18, 2021 0 By admin

AMBOM,FM,-  Masyarakat Kecamatan Saparua Timur mengelar seminar kebangsaan Ciptakan Hidup Basudara Pela Gandong dalam Bingkai NKRI yang lebih baik demi kemajuan Indonesia tercinta.
Seminar ini mengusung tema “RMS adalah masa lalu dan hanya janji palsu serta menguntungkan pihak tertentu, Jang Baiko sabarang lalu keluarga rugi” yang digelar di kantor camat Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu kemarin.

Sekretaris camat Saparua Timur, M. Lekahena menjelaskan, seminar kebangsaan yang di selenggarakan ini, untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi serta penyuluhan secara detail berdasarkan UU Hukum kepada eks simpatisan  RMS yang berada di kecamatan Saparua dan Saparua Timur.

Dijelaskan, eluruh warga yang pernah terlibat persoalan Hukum terkait dengan RMS mereka  hanyalah simpatisan saja. Dan pada seminar  sosialisasi yang dilakukan ini juga ada beberapa simpatisan RMS yang pernah terlibat hadir mendengarkan dan memahami serta memberikan pernyataan untuk setia kepada NKRI, karena  RMS adalah Masa lalu dan hanya janji palsu serta menguntungkan pihak tertentu.

“Sampai dengan hari ini basudara yang ada di Saparua Timur ini hanya simpatisan dan dari sosialisasi ini hanya ada empat orang yang pernah menaikan bendera 17 tahun yang lalu, tetapi hari ini mereka sudah tidak lagi terlibat dan mereka sudah baca pernyataan itu setia kepada NKRI karena RMS merupakan bagian dari masa lalu mereka dan NKRI hari ini merupakan harga mati” Ujar Lekahena.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua Latupaty kecamatan Saparua dan Saparua Timur yang juga Raja Negeri Tuhaha Yance Sasabone, saat di wawancarai oleh tim DMS Media Group menyampikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya seminar kebangsaan yang di laksanakan ini.

Karena menurutnya seminar memberikan manfaat yang luas bagi mereka yang hadir untuk melanjutkan serta menyampaikan informasi benar tentang RMS, sehingga warga dapat mengetahui dan tidak lagi mengulang kesalahan yang pernah dilakukan seperti waktu – waktu yang lalu  terhadap bangsa ini.

Sasabone juga meminta  jika menjelang hari RMS pada setiap  tanggal 25 April tidak ada lagi kesibukan – kesibukan aparat keamanan di negeri Saparua seolah – olah di Pulau Saparua ini luar biasa dengan perjuangan RMS.

Dirinya juga berharap para eks simpatisan RMS yang pernah terlibat pengibaran bendera RMS agar nama – nama mereka dipulihkan karena telah puluhan tahun mereka tidak lagi terlibat dalam apapun terkait dengan RMS.

“Saya memberikan apresiasi yang begitu luar biasa terhadap kegiatan hari ini yang berhubungan dengan basudara pela gandong dalam bingkai NKRI, RMS adalah masa lalu NKRI harga mati , tentunya ucapkan terimakasih karena dengan kegiatan ini tentunya katong sesame orang basudara bisa kumpul di ruangan ini paling tidak dengan kumpul ini katong bisa sampaikan unek – unek apa yang selama ini ada di hati katong masing-masing” Ujar Sasabone.

Setelah mengikuti secara bersama-sama kegiatan seminar kebangsaan para peserta yang kebanyakan eks simpatisan RMS yang hadir mendeklarasikan kesetiaan mereka kepada NKRI, bahwa NKRI adalah harga mati dan dilanjutkan dengan melaksanakan gerakan sosial pembagian masker secara gratis bagi warga yang melintas baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. (FM-07)