Kini, Nelayan Budidaya Jadi Sasaran Vaksinasi TNI AL

Kini, Nelayan Budidaya Jadi Sasaran Vaksinasi TNI AL

Agustus 27, 2021 0 By admin

AMBON,FM,- TNI Angkatan Laut menyasar para nelayan budidaya ikan air laut untuk mengikuti vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan oleh Lantamal IX Ambon.

Salah satu kelompok nelayan yakni pembudidaya ikan kerapu dan kakap yang hampir setiap hari beraktivitas di seputar teluk Ambon Maluku. Jum’at, (27/08/2021).

Komandan Lantamal IX Kolonel Marinir Said Latuconsina, M.M., M.T., ditempat terpisah menyampaikan vaksinasi kepada masyarakat nelayan dan warga pesisir akan terus kita sasar sebagai upaya mempermudah masyarakat mendapatkan layanan vaksinasi.

Kegiatan ini merupakan Instruksi Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar TNI Angkatan Laut secara totalitas untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 dengan melaksanakan Serbuan Vaksinasi terutama masyarakat nelayan dan pesisir.

Nelayan yang masih beraktivitas di keramba menjadi target vaksinasi dari tim vaksinator Diskes Lantamal IX dengan menggunakan 2 buah Rubber Boat Yonmarhanlan Lantamal IX mendatangi nelayan yang sedang bergiat dikeramba apung teluk Ambon. Nelayan dan warga pesisir merupakan target yang ingin di sasar oleh Lantamal IX sebagai upaya memeratakan jangkauan vaksinasi agar segera tercapai untuk seluruh lapisan masyarakat.

Serbuan Vaksinasi Masyarakat Maritim ini merupakan salah satu upaya pemerintah melalui TNI AL Lantamal IX Ambon, untuk melindungi Warga Negara dengan memberikan, mendukung serta memfasilitasi vaksin masyarakat di seluruh kawasan nusantara guna meningkatkan Herd Immunity dan memutus mata rantai Pandemi Covid-19.

“Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus melakukan komunikasi sosial, mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 6M seperti Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas dan Melaksanakan Vaksinasi. Hal tersebut merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid -19,” ungkapnya singkat. (FM-09)