Sosialisasi Ketahanan Budaya Daerah bagi OSIS SMP/MTs di kota Ambon

Sosialisasi Ketahanan Budaya Daerah bagi OSIS SMP/MTs di kota Ambon

September 16, 2021 0 By admin

AMBON, FM, – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota Ambon menggelar sosialisasi ketahanan budaya daerah kepada OSIS SMP/MTs kota Ambon tahun 2021 yang digelar di Aula Kampus PGSD, jln dr. Tamaela, Kecamatan Nusaniwe kota Ambon Kamis (16/09/2021)

Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan dimaksud yakni dua akademisi dari Universitas Pattimura dengan materi mencakup kebijakan pemerintah kota Ambon terhadap ketahanan budaya lokal, pengenalan kearifan budaya lokal, pengaruh modernisasi dan globalisasi terhadap ketahanan budaya.

Asisten I bidang pemerintahan Sekretariat kota Ambon, Eky Silooy saat membacakan sambutan tertulis wali kota Ambon menyatakan, di era modernisasi munculnya fenomena yang secara perlahan telah melahirkan generasi yang bersifat individualis karena kehilangan kohesivitas nya dengan bergotong-royong dan bermusyawarah, sungkan untuk membantu sesama, bersikap apatis atau masa bodo,tempramental atau bersikap kasar, tidak hormat kepada orang yang lebih tua, tidak memiliki rasa toleransi dalam setiap masyarakat, terdapat pola-pola perilaku yang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakat khususnya dalam mengatur hubungan antar manusia.

Menurutnya, menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada dalam masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara oleh seorang anggota masyarakat khususnya sebagai generasi muda dalam mendukung kelestarian budaya dan ikut menjaga budaya lokal diantaranya adalah mau mempelajari budaya tersebut baik hanya sekedar mengenal atau bisa juga dengan ikut mempraktikkannya dalam kehidupan.

Tak hanya itu, siswa juga diminta agar dapat turut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan, mengajarkan kebudayaan itu pada generasi penerus sehingga kebudayaan tidak musnah dan tetap dapat bertahan, mencintai budaya sendiri tanpa merendahkan dan melecehkan budaya orang lain, memperhatikan penggunaan budaya itu dalam kehidupan sehari-hari misalnya budaya berbahasa menghilangkan perasaan gengsi ataupun malu dengan kebudayaan yang kita miliki.

Salah satu upaya untuk mempertahankan menjaga dan melestarikan budaya di era globalisasi saat ini perlu dilakukan sosialisasi kepada generasi muda khususnya pelajar pada jenjang SMP untuk membekali mereka dengan pengetahuan sehingga termotivasi dan memiliki pemahaman yang baik dan terlibat aktif untuk mempertahankan menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya.

Dirinya berharap sosialisasinya dapat menginspirasi masyarakat dan anak-anak sekolah untuk terlibat secara aktif dalam pelestarian dan pengembangan budaya yang pada hakekatnya mempertegas identitas dan karakter bangsa. semoga tetap konsisten dengan visi perjuangan merawat keanekaragaman budaya. (FM-09)