Hehanussa Nilai Pemprov Maluku Tak Serius Atasi Kawasan Terisolir SBB
Maret 5, 2023AMBON, FM, – Legislator Maluku daerah pemilihan Seram bagain barat (SBB), Hatta Hehanussa mengecam pemerintah provinsi Maluku yang dianggap tidak serius mengawal pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.
Pasalnya, Keterbatasan fasilitas kesehatan, minimnya jalan yang layak bagi warga Desa Abio, Ahiolo, Huku Kecil, Sumith dan Watui, Kecamatan Elpaputih Kabupaten SBB, menjadikan kawasan ini dari tahun ke tahun menjadi santapan pemberitaan nasional.
Namun ironisnya tanpa kebijakan yang memihak dari pemerintah provinsi sebagai keterwakilan pemerintah pusat.
“Hampir tiap tahun penyampaian aspirasi ke kementerian PUPR kami suarakan, kami bawa terisolirnya kawasan pegunungan SBB, namun tidak pernah ada eksekusi kebijakan baik dari APBD maupun DAK,” Kesal Hehanussa, Selasa (21/2).
Menurutnya, pemerintah provinsi tidak serius menangani permasalahan ini.
Seharusnya, lanjutnya prioritas anggaran bisa digelontorkan kesana melalui platform anggaran yang bisa dialokasikan, jangan buat proyek tambal sulam saja.
“Pemerintah sepertinya hanya membuat proyek tambal sulam alias yang urgen yang mana namun yang digelontorkan kemana, ini tidak tepat sasaran,” Tandas Politisi Gerindra yang kembali maju dalam Pileg 2024 ini.
Pemerintah kabupaten pun harus bersinergi memberikan data yang valid untuk kita perjuangkan, jika tidak ada eksekusi hingga kini karena pemprov dan kabupaten masih sibuk saling lempar tanggung jawab.
Untuk daerah kepulauan masih bisa terakses dengan kapal, namun jika daerah pengunungan di saat musim penghujan kasihan akan sangat terisolasi.
“Bayangkan saja, pada saat kondisi emergency seperti orang sakit, ibu hamil mereka sangat menderita,” Kata Hehanusa.
Di usia 78 tahun Indonesia, SBB belum merdeka pemerintah provinsi Maluku tidak serius dalam mengawal tiap kebijakan pembangunan.
“Untuk itu, kita harus bersama-sama baik kabupaten maupun provinsi supaya terus memperjuangkan infrastruktur pada daerah-daerah terisolasi di pulau seram,” Pungkas Legislator Komisi III DPRD Maluku ini.
