BPK Maluku Gelar Seminar dan Webinar Benteng Nieuw Victoria 2023

BPK Maluku Gelar Seminar dan Webinar Benteng Nieuw Victoria 2023

September 25, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XX menggelar kegiatan seminar dan webinar benteng new Victoria tahun 2023, dengan mengusung tema ” Benteng Nieuw Victoria untuk kita semua”
Yang dilaksanakan pada salah satu hotel di Kota Ambon, Senin (25/09/2023)

Ketua panitia pelaksana, Mezak Wakim dalam laporannya menyebutkan, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya: Tentang potensi nilai edu-tourism Benteng Nieuw Victoria di kota Ambon oleh Pj. Wali kota Ambon yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata kota Ambon, Rustam Hayat, Direktur pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan yakni “Potensi nilai adaptasi pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya benteng Nieuw Victoria, potensi nilai kesejarahan benteng Nieuw Victoria oleh Bapak Wim Manuhutu dan materi tentang potensi nilai bangunan heritage di Perancis bagi publik oleh Agung Wibowo.

Tema yang diangkat memiliki dasar argumentasi yang kuat bahwa keberadaan benteng yang Victoria di pusat Kota Ambon adalah merupakan bukti sejarah yang melahirkan Kota Ambon dan perlu dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi untuk semua orang di Maluku.

Seminar dan Webinar merupakan upaya menguatkan keberadaan benteng Nieuw Victoria dalam mendukung Ambon sebagai Kota kreatif berbasis musik oleh UNESCO

Gagasan ini tentu mensinergikan undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya dan undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Dengan demikian, secara substansi dan teknik Victoria adalah merupakan cagar budaya nasional yang dapat mendorong akses publik dalam memanfaatkan kawasan benteng Victoria sebagai ruang ekspresi budaya untuk kemajuan kebudayaan di Kota Ambon.

Seminar dan webinar yang dilakukan bertujuan untuk mendukung program pemerintah kota Ambon dalam memanfaatkan benteng nieuw Victoria sebagai cagar budaya nasional dan mensinergikan pokok-pokok pikiran rekomendatif dari berbagai kalangan sebagai masukan dalam studi berkelanjutan serta mendukung pengembangan dan pemanfaatan benteng new victoria sebagai pusat studi dan ruang ekspresi budaya masyarakat Maluku.

Kepala sub bagian BPK XX, Stenly Loupatti kepada wartawan menyebutkan, pelestarian cagar budaya mengalami beberapa perkembangan khususnya pada kebijakan terhadap objeknya.

Pada awalnya pelestarian cagar budaya bersifat ‘save’ yaitu melindungi saja bahkan sangat terbatas untuk bisa diakses kemudian berkembang menjadi industri dalam arti hanya digunakan terbatas fungsinya dan masih terbatas untuk kegiatan di luar fungsinya

Terakhir pelestarian cagar budaya dikembangkan menjadi objek kreatif dimana pemanfaatannya dikembalikan sesuai dengan keinginan publik namun tentunya dengan tidak merusak atau merubah cagar budaya tersebut.

Disebutkan, pihaknya mencoba untuk melihat isu ataupun fenomena benteng Victoria ini sebagai sebuah kebutuhan yang mesti didorong tidak hanya melakukan pembangunan kebudayaan dari aspek cagar budaya tetapi juga objek pemajuan kebudayaan sesuai dua amanat undang-undang yakni undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya dan undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang objek pemajuan kebudayaan.

Ada keoptimisan jika melalui proses ini akan mendorong terwujudnya ekosistem kebudayaan yang tidak hanya melihat kebudayaan itu sebagai benda atau nilai semata tetapi manusia, benda dan sistem serta tata nilai dan berbagai macam karya-karya yang ditentukan.

“Kami berharap Kegiatan ini dapat melahirkan sebuah rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kota untuk nantinya kita berjalan bersama yang dalam hal ini masyarakat pemerintah dan juga dalam ya TNI sebagai pengguna benteng agar dapat diakses oleh masyarakat,” akui Loupatti.

Dirinya menyebutkan, dalam konteks sejarah Kota Ambon pintu masuknya, hal itu diawali dari benteng kota laha yang bagi orang Ambon dikenal dengan benteng kota dan oleh pemerintah kolonial pada tahun 1605 merebutnya dengan tanpa peperangan tersebut dengan sebutan Victoria atau kemenangan.

Kedepannya kami berharap benteng Victoria dapat mengungkap peradaban sejarah orang Maluku secara fisik sekaligus sebagai spirit dan kontribusi dalam membangun kota Ambon kedepannya. (Eda L)