Sahertian Minta Pemkot Ambon Konsisten Cair Dana Hibah Pokir Aleg DPRD
Februari 18, 2025AMBON, fokusmaluku.com- Arie Sahertian, Anggota DPRD Provinsi Maluku Periode 2024- 2029 meminta kepada pemerintah kota Ambon untuk konsisten dalam melunasi piutang dana hibah Pokir Anggota DPRD Kota Ambon.
Tanggapan ini disampaikan Sahertian kepada fokusmaluku.com di Baileo Rakyat, Karpan Ambon, (13/02/2025)
Awalnya, diketahui jika kondisi keuangan pemerintah kota Ambon tidak dalam kondisi baik- baik saja, dan sebagai pemerintah, Pj Wali kota Ambon juga telah menyampaikan itu ke publik.
Banyak asumsi masyarakat, bahwa alur kas keuangan di pemerintahan kota Ambon mengalami Kolabs, padahal lantaran alur keuangan yang tidak bisa diatur secara baik. Sehingga berimbas pada banyak hal termasuk pada pencairan dana hibah Pokir anggota DPRD kota Ambon tahun 2024.
Lantaran tidak dapat dicairkan pada akhir bulan Desember tahun 2024, Pemkot Ambon menganggapnya sebagai hutang.
Tetapi harapan itu jangan sampai cuman dalam bentuk slogan saja, tetapi di buktikan sebab dari sisi aturan dana hibah itu, dia bisa berjalan sampai di batas per 31 Desember
Selanjutnya, harus masuk ke khas daerah, tetapi atas kordinasi kita dengan keuangan, dan teman-teman DPRD maka itu dia menjadi Piutang karena dia menjadi hak yang kami sampaikan bagi masyarakat untuk memperolehnya.
Dalam penegasannya, Sahertian meminta agar Pemkot Ambon dalam hal ini BPKAD agar tepati janji, karena dana hibah itu sudah masuk dalam haknya bersamaan anggota DPRD lainnya.
Awal tahun ini, masih ada proses cair dana dana Hibah terkait dengan proses sidang jemaat dan lainnya,
Itu anggaran tahun 2025. Sementara tunggakan di tahun 2024, yang besar itu belum di sanggup dibayar.
“Sebagai mantan anggota DPRD kota Ambon , saya juga merasa kita dirugikan yang punya hak yang sama dengan teman-teman yang lain,” ucap Sahertian.
Harapannya, dalam waktu dekat pemerintah kota Ambon dalam kebijakan menata keuangan mestinya dibayar ,supaya tidak lagi menjadi beban bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru
“Itu menjadi harapan dan komitmen dan mesti dijawab juga oleh bagian BPKAD kota Ambon,” tutup Sahertian.(**)


