Wali Kota Buka Raker XII LPPD Kota Ambon Tahun 2026  

Wali Kota Buka Raker XII LPPD Kota Ambon Tahun 2026  

September 23, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, membuka Rapat Kerja (Raker) XII Lembaga Pengembangan Paduan Suara (LPPD) Kota Ambon Tahun 2026, yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Ambon, Rabu (23/09/2026).

Raker tersebut menjadi momentum penting bagi LPPD Kota Ambon untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, sekaligus menyusun program kerja untuk tahun berikutnya.

Ketua LPPD Kota Ambon, Yopi Lailossa, mengatakan, pelaksanaan raker menjadi bagian penting dalam mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus mempersiapkan program ke depan.

Menurutnya, raker semestinya dilaksanakan pada awal tahun untuk membahas laporan kegiatan tahun sebelumnya serta program yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan.

Ia mengatakan, LPPD Kota Ambon patut bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih, termasuk keberhasilan mempertahankan gelar juara umum Pesparawi sekaligus meraih tiga kali Piala Bergilir Gubernur Maluku.

“Bersyukur bersama, kita menjadi juara umum Pesparawi dan berhasil mempertahankan tiga kali Piala Bergilir Gubernur Maluku,” ujarnya.

Untuk tahun 2026, lanjut Lailossa, LPPD Kota Ambon akan berkonsentrasi pada persiapan peserta di daerah masing-masing. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembinaan terhadap 72 peserta yang tergabung dalam berbagai kategori.

Raker XII ini juga menjadi bagian dari akhir masa kepengurusan LPPD Kota Ambon periode sebelumnya. Dalam forum tersebut akan dilakukan pemilihan kepengurusan baru untuk periode 2026-2031.

Lailossa menilai, kepengurusan baru nantinya memiliki tugas penting dalam melanjutkan perjalanan sejarah LPPD Kota Ambon yang selama ini telah menghasilkan berbagai prestasi.

“Raker ini sekaligus menutup masa tugas kita dan memilih kepengurusan yang baru untuk periode 2026-2031. Perjalanan sejarah LPPD Kota Ambon telah menghasilkan yang terbaik,” katanya.

Ia berharap siapapun yang nantinya dipercaya memimpin LPPD Kota Ambon dapat terus memberikan yang terbaik bagi Kota Ambon dan Maluku.

“Mengakhiri tugas dan tanggung jawab tidak mudah. Masih ada yang mesti dikerjakan. Siapapun yang terpilih, mari kita kerja yang terbaik untuk Ambon dan Maluku,” ajaknya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan, Raker XII LPPD Kota Ambon bukan sekadar kegiatan seremonial atau tuntutan organisasi. Menurutnya, raker tersebut merupakan momentum penting untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan sekaligus menyusun langkah baru sesuai kondisi yang terus berubah.

“Rapat kerja ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau tuntutan organisasi, tetapi momentum penting dalam upaya bersama menjaga dan meningkatkan karakter, etika dan moral, tetapi juga membantu pemerintah kota membangun kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon,” kata Wattimena.

Ia menegaskan, situasi dan kondisi yang dihadapi saat ini berbeda dengan sebelumnya. Karena itu, diperlukan refleksi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan serta terobosan baru agar program LPPD ke depan dapat memberikan hasil yang semakin baik.

Wattimena juga mengibaratkan paduan suara sebagai gambaran pentingnya kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, sebuah paduan suara tidak mungkin menciptakan harmoni hanya dengan satu suara. Harmoni akan tercipta ketika berbagai jenis suara bergabung dan setiap orang mengambil peran masing-masing.

“Pesparawi mengajarkan bahwa paduan suara tidak mungkin menciptakan harmoni hanya dengan satu suara. Tetapi butuh gabungan seluruh suara agar enak didengar. Itulah harmoni,” jelasnya.

Ia mengatakan, prinsip tersebut sejalan dengan kehidupan masyarakat Kota Ambon yang terdiri dari berbagai perbedaan. Dengan saling mendukung dan mengambil peran, perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bersama.

Wattimena juga mengingatkan agar nilai utama dari kegiatan paduan suara tetap dijaga. Menurutnya, paduan suara pada dasarnya dibentuk untuk memuji Tuhan sehingga nilai tersebut tidak boleh bergeser hanya karena kepentingan kompetisi.

“Paduan suara dibentuk untuk memuji Tuhan. Tidak boleh bergeser nilainya hanya karena sebuah kompetisi,” tegasnya.

Pemerintah Kota Ambon, kata Wattimena, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan pengembangan seni dan kerohanian, termasuk Pesparawi, Pesparani, dan Lasqi.

Ia berharap melalui Raker XII ini lahir program-program yang tepat, terukur dan mampu membawa LPPD Kota Ambon semakin baik ke depan. (**)