Vakum 20 Tahun, Sanggar Mayangsari Waihaong Kembali Berkiprah
Februari 16, 2019AMBON,FM.- Pasca vakum hampir dua dekade, sanggar mayangsari waihaong kembali berkiprah di kota Ambon. Diaktifkannya kembali sanggar ini dibuktikn dengan pengukuhan kepengurusan periode 2019-2024, sekaligus parade kesenian lintas generasi. Yang digelar di pelataran Gedung Islamic Center Ambon, Jumat (15/02/2019) malam
Wali kota Ambon, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II pemkot Ambon, Roby Silooy menyatakan, kehadiran sanggar Mayangsari, telah turut mendukung pemerintah kota Ambon, dalam upaya pelestarian seni dnan budaya Maluku.
Sekaligus mendukung program Ambon menuju kota music dunia dan Ambon sebagai kota destinasi wisata.sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda waihaong dalam mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki dalam bidang musik dan tari- tarian.
Dijelaskan, sudah saatnya generasi muda di kota Ambon diarahkan untuk turut dalam hal yang positif, agar tidak ada ruang bagi generasi muda untuk terjebak dalam hal yang negatif yang dapat merusak diri dan masa depan.
Diharapkan, keberadan Sanggar Mayangsari di kota Ambon dapat turut serta dalam mendukung setiap agenda penting pemerintah yang akan terlaksana, baik ivent nasional maupun internasional. Serta turut menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Sementara itu, Hadianto Junaidi Ketua Panitia pelaksana dalam laporannya menjelaskan,pengukuhan kembali sanggar mayangsari bukan hanya sebagai simbol jabatan baru dan pengesahan secara struktural semata, tetapi sebagai bentuk apresiasi tinggi masyarakat Waihaong akan karya orang tatua waihaong masa lalu.
Dirinya mengaku, sebagai bentuk upaya pengembangan budaya, dalam mengembalikan perkembangan kampung nelayan di pusat kota Ambon.
Dia optimis, sanggar mayangsari akan sangat memberikan dampak positif bagi generaai muda di Waihaong, terutama dari pengaruh negatif narkoba dan miras, serta hal negatif lainnya. ( FM-09)
