Ciptakan Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk

Februari 26, 2019 0 By admin

AMBON,FM,- – Ketua DPD Paratai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Muhammad Yasin Payapo menyampaikan agar masyarakat Maluku yang mendiami bumi raja-raja untuk tetap menjaga khamtibmas jelang agenda pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019.

Dirinya menyampaikan pesta demokrasi, dengan penyelenggaraan dua agenda penting di Indonesia dan Maluku pada kuhususnya adalah sistem demokrasi yang meletakan masyarakat sebagai penentu jalannya pemerintahan dan pembangunan, dari tingkat pusat hinga daerah, yang tentunya dilasalurkan lewat partai politik dengan mengusung figur-figur terbaik untuk menduduki kursi anggoat legilatif, termasuk pemilihan kepala negara.


” Demokrasi bercirikan kekuasaan berada ditangan rakyat, artinya rakyat yang menentukan calon pemimpin dalam saat dilaksanakan pesta demokrasi atau pemilu,” ungkapnya.

Untuk itu dia berharap agar dua agenda penting di Indonesia dan Maluku khususnya harus dijaga sehingga penyelenggaraannya dapat berjalan damai, aman, dan sejuk dalam bingkai hubungan orang basudara.

Saat yang sama, Payapo juga menyampaikan perebedaan pilihan tidak menjadi sumber keretakan, justru perbedaan dalam pilihan adalah langkah maju untuk memperkaya pembangunan. Terpilihnya calon pemimpin, ada ditangan rakyat, artinya bahwa rakyat benar- benar menarih harapan pembangunan 5 tahun kedapan kepada mereka yang terpilih, dan itulah suara Tuhan, sebab suara rakyat adalag suara Tuhan.

” Jangan menjadikan perbedaan pilihan poliktik untuk menciptakan kondisi yang tidak nyaman, namun perbedaan politik mestilah dijadikan sebagai salah satu cara untuk menemukan pemimpin yang terbaik diantara yang baik,” terangnya.


Untuk itu, dirinya meminta agar dalam proses -proses menuju ajang pesta demokrasi masyarakat Maluku lebih mengutamakan kesatuan dan persatuan, tidak terpengharu dengan berita-berita hoax dan menyesatkan, tidak terprokasi dengan isu -isu yang tidak pantas yang dapat menganggu keamanan dan stabilitas masyarakat. (FM-07)