Penerimaan PAD Sektor PBB Capai Target Triwulan I
Februari 25, 2019AMBON, FM,- Pendapatan Asli Daerah ( PAD) sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai target penerimaan Triwulan pertama periode bulan Januari hingga Maret 2019 yakni sebesar 15 persen dari total target yang ditetapkan.
Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan pad Dinas Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah kota Ambon, Jafar Marasabessy kepada fokusmaluku.com diruang kerjanya, Senin (25/02/2019) menyatakan, target penerimaan sektor pajak semula ditetapkan sebesar 14,053 Miliar realisasi per tanggal 21 Februari lalu telah mencapai 13,39 persen
Sementara dari sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dikota Ambon yang awalnya ditetapkan sebanyak Rp. 14 Miliar ternyata telah melampaui target yang ditetapkan yakni sebesar 15,12 persen
Dipastikan diakhir triwulan I seluruh target yang ditetapkan dari sektor PBB seluruhnya dapat tercapai.
“PBB kita triwulan I pasti mencapai target yang ditetapkan, sama halnya dengan penerimaan dari sektor BPHTB, kami yakin diakhir periode triwulan I seluruhnya dapat dicapai,” akui Marasabessy.
Dia menambahkan, berbagai upaya terus dilakukan, dalam upaya mendongkrak penerimaan daerah salah satunya adalah dengan program menjemput bola, dimana pihaknya membentuk beberapa tim dan turun langsung menghampiri setiap objek pajak yang menjadi target, cara ini sering dilakukan pada setiap hari kerja.
Bahkan disaat liburan kantor juga, pihaknya turun menjumpai warga masyarakat pada setiap Desa dan kelurahan secara bergiliran dengan maksud agar lebih memudahkan masyarakat tidak turun lagi ke kota atau kantor Balai kota Ambon untuk melunasi biaya pajak.
“Kami membentuk beberapa tim dan turun langsung kepada wajib pajak disetiap jam kantor, termasuk juga turun menjumpai warga masyarakat sitiap hari Sabtu sejak pukul 09.00 WIT hingga 02.00 WIT,hal ini dilakukan juga sebagai upaya memudahkan masyarakat agar tidak jauh-jauh mendatangi loket pembayaran PBB di kantor pos maupun di kantor Balai kota Ambon,semua yang dilakukan hanya dengan tujuan memberikan pendapatan sebanyak-banyaknya untuk kota ini,” Demikian Marasabessy. (FM-09)
