Faktanya,Siswa di Ambon Menduduki Nilai Matematika Terendah di UN

Februari 24, 2019 0 By admin

AMBON,FM.-Fakta menunjukan, nilai Mata pelajaran Matematika pada siswa SD dan SMP dikota Ambon masih menduduki nilai terendah dalam Ujian Nasional. Yakni masih dibawah 50 persen.

Hal ini tergambar jelas pada data Dinas Pendidikan kota Ambon selama kurun waktu tiga tahun terakhir ini, yang mana nilai rata- rata ditahun 2016 mencapai 37,91 persen diikuti tahun 2017 sebanyak 44’54 persen disusul tahun 2018 sebanyak 37, 06 persen.

Padahal Matematika tergolong pelajaran yang memiliki karakteristik berpikir logis, kritis,sistematis,tekun,kreatif serta terdapat banyak nilai luhur matematika yang bermanfaat untuk berbagai jenis bidang kehidupan sehari-hari.
Dalam upaya bersama mendorong minat belajar matematika bagi siswa-siswi SD dan SMP dikota Ambon, pemerintah kota Ambon serius melihat hal ini, salah satu caranya adalah dengan meluncurkan program Ambon pandai Matematika beberapa tahun lalu.

Langkah ini terus ditindaklanjuti oleh MK3S tingkat SMP, dengan menggelar Bimbingan Teknis bagi guru Mata Pelajaran Matematika se kota Ambon dan lomba olimpiade Matematika tingkat kota Ambon.

Diharapkan cara ini sebagai bekal pengetahuan dan pengalaman bagi siswa dalam memecahkan soal Matematika.sehingga dapat mendongkrak nilai pada Ujian Nasional 2019 pada April mendatang.

Wali kota Amjon, Richard Louhenapessy kepada awak media di Ambon, kemarin turut memberikan apresiasi positif kepada kepala-kepala sekolah dikota Ambon, karena sudah peka menggunakan langkah inovasi bagi kepentingan siswa-siswi di Kota Ambon.bahkan hal yang menggembirakan adalah upaya yang dilakukan sama sekali tidak dibebankan oleh APBD melainkan anggaran Dana BOS.

” Hal yang luar biasa adalah, semua yang dilakukan oleh MK3S, sama sekali tidak dibebankan pada APBD Kota Ambon, melainkan dari anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS),”akui Louhenapessy.

Dirinya mengakui, Inovasi seperti ini mesti rutin dilakukan agar ada metode dan standar yang aman dan nyaman bagi siswa di Ambon. Hal yang sama juga akan digunakan untuk mata pelajaran Fisika juga, agar dapat memantapkan niat dan langkah anak sekolah di Ambon dalam mengikuti kompetisi pada berbagai jenjang level. Karen jika tidak, tentu kita akan kalah bersaing dengan anak pada daerah lainnya di Indonesia. ( FM-08)