Tujuh Desa/Kelurahan di Ambon Ikut Peningkatan Kapasitas Kelompok Siaga Bencana
Februari 26, 2020AMBON,FM.- Guna meningkatkan ketersediaan relawan yang handal di dalam kelompok masyarakat siaga bencana yang memiliki kompetensi, pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam penanggulangan bencana.
Pemerintah kota Ambon, lanjutnya, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon menggelar peningkatan kapasitas kelembagaan kelompok masyarakat siaga bencana melalui program management on selected river basin atau (FMRSB), yang digelar pada salah satu hotel di kota Ambon, Rabu (26/02/2020)
Sekretaris kota Ambon, AG.Latuheru saat membacakan sambutan tertulis Wali kota Ambon menyebutkan, kelompok masyarakat siaga bencana adalah salah satu bentuk komunitas masyarakat dalam upaya pengurangan resiko bencana berbasis komunitas.
“Disadari, kemampuan masyarakat dalam mitigasi bencana banjir dan longsor masih relatif lemah, dengan demikian melalui kegiatan pelatihan manajemen kelompok masyarakat siaga bencana diharapkan kemampuan masyarakat semakin baik,” ucap Latuheru.
Dengan demikian, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri selaku pembina penyelenggaraan pemerintahan daerah berkomitmen untuk mendukung kegiatan dimaksud.
Kegiatan ini mengarah pada perubahan paradigma dari kegiatan yang berorientasi pada proyek pengendalian banjir yang meliputi cara-cara struktural, menjadi orientasi proses pengelolaan banjir terintegrasi, yang menyediakan satu perpaduan yang sesuai antara intervensi non struktural, peningkatan kapasitas dan kelembagaan serta kegiatan konstruksi untuk mitigasi dampak negatif banjir dan longsor.
Sehingga penduduk di daerah dataran banjir akan menjadi pengambil manfaat utama dengan menempatkan masyarakat dan kelembagaannya sebagai aset dan mitra, dalam proses pembangunan memberikan kontrol keputusan dan sumber daya menurut kelompok masyarakat serta masyarakat diberdayakan melalui kemitraan dengan berbagai unsur pemangku kepentingan baik pemerintah pusat,pemerintah setempat,lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, praktisi, perusahaan swasta dan lembaga penyandang dana.
Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan makan perubahan sikap masyarakat dari 7 Negeri desa dan kelurahan di Kota Ambon tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir dan tanah longsor. (FM-06)
