Kemacetan Tak Terkendali, Kadishub Ambon Diminta Mundur dari Jabatan

Mei 11, 2021 0 By admin

AMBON,FM,- Kemacetan Musiman menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 tak mampu terkendali, Dinas Perhubungan yang notabenenya adalah OPD terkait tak mampu mengambil langkah pasti agar kemacetan dapat diurai.

Pernyataan mundur dari jabatan kerap diutarakan para wakil rakyat yang duduk di DPRD kota Ambon.mereka mengklaim Kadishub Ambon, Rony Sapulette tidak memiliki kemampuan teknis sehingga di bidang perhubungan.

“Kadishub Ambon tidak mampu dalam melakukan tugas, kemacetan yang hanya hal sekecil itu saja, tidak mampu diatasi, bagaimana mau mengurus hal-hal teknis perhubungan lainnya, mending mundur saja dari jabatan,” ujar Rustam Latupono yang juga turut hadir dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III DPRD kota Ambon bersama Dinas Perhubungan kota Ambon yang digelar di Baileo Rakyat Belso-Ambon, Selasa (11/05/2021)

Menurut wakil rakyat, beberapa ruas jalan yang akhirnya ditutup dan dibuat hanya satu jalur oleh Dinas Perhubungan kota Ambon dan pihak Lantas Polres Pulau Ambon dan PP.Lease khususnya pada ruas jalan Pattimura-Rijali, Kecamatan Sirimau kota Ambon ternyata tidak mampu mengurai kemacetan padat,justru terjadi kepadatan kendaraan yang merayap hingga berjam-jam mulai dari depan gong perdamaian dunia hingga jalan Tulukabessy.

Padahal jika ruas jalan yang ditutup itu dibuka kembali, pasti kemacetan panjang akan dapat diminimalisir.

“Masyarakat sudah semakin susah, jangan lagi disusahkan, katanya rekayasa dibuat untuk mengurai kemacetan, lantas apa yang terjadi saat ini di depan jalan Tulukabessy, dinas perhubungan buat apa saja, Kadis tak mampu bekerja secara baik, mestinya wali kota jangan angkat dia(Sapulete-red) sebagai kepala dinas defenitif.

Tak hanya Latupono, Upu Latu Nikijuluw, Juliana Patipeilohy, Gunawan Mochtar dan anggota komisi III lainnya sama-bersepakat dan merekomendasikan kepada wali kota Ambon, Richard Louhenapessy untuk tidak mengangkat Sapulette sebagai Kadishub defenitif karena dianggap tak becus dalam menjalankan tugas atau Kadishub saja yang mundur dari jabatannya.

Akhir dari penegasan itu, palu sidang diketuk sebagai bukti DPRD tidak main-main menyuarakan aspirasi rakyat kota Ambon dan dengan tegas akan tetap menyuarakan hal ini kepada pimpinan kota Ambon. (FM-08)