Pemerintah Berharap Penyelenggara Pemilu Mandiri dan Bebas Nilai
April 7, 2019AMBON, FM.- Pemerintah Daerah Maluku berharap, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) sebagai lembaga independen harus mandiri dan bebas nilai, artinya, kinerjanya tidak mudah dapat diintimidasi dan diintervensi oleh siapapun.
“Independensi KPU dan Bawaslu harus menjadi pintu masuk bagi hadirnya kepemimpinan dengan legalitas kuat dan benar- benar berasal dari rakyat,” akui Oleh. Gubernur Maluku, Hamin Bin Thahir saat memberikan sambutan pada acara Pemilu Run “Satu Tujuan Melangkah Bersama” Pemilu Serentak Damai 2019.yang digelar di depan Gong Perdamaian Dunia, Minggu (07/04/2019)
Dikatakan, pencideraan terhadap perhelatan Pemilu harus dihindari, karena itu, berbagai bentuk penyimpangan dan pelanggaran harus dicegah.
Dirinya juga berharap agar semua stake holder yang turut terlibat, dapat memainkan perannya secara benar dan bertanggungjawab, dengan menghindari tindakan kekerasan, intimidasi, kampanye hitam, provokasi dan agitasi, yang berpotensi memuat kegaduhan di masyarakat.
“Pesta ini untuk mencari pimpinan nasional, provinsi maupun kabupaten/kota, dengan demikian semua harus diperkenalkan dengan kesiapan penyelenggara Pemilu Serentak tahun ini, mulai dari mengenal Parpol, peserta Pemilu, Caleg DPR, DPD, DPRD Provinsi maupun Kabupaten/kota,” bebernya. .
Lebih jauh Dikatakan, Pemilu adalah hajatan nasional yang mempertaruhkan keberlanjutan tatanan politik dan pemerintahan di republik ini. Oleh sebab itu sudah menjadi tanggungjawab besar dan mulia ada pada penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu dan Polri sebagai pengendali keamanan menjadi sangat vital. ( FM-08)
