Satuan Pendidikan dan Kelautan SUPM Gelar RakorTek

April 8, 2019 0 By admin

AMBON,FM.- Guna membahas program kerja Tahun 2020 mendatang, seluruh
pimpinan satuan pendidikan, para Direktur Politeknik se-Indonesia kegiatan ini akan merumuskan langkah tahun mendatang, melalui Rapat Koordinasi Teknis yang digelar di Aula Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheri Ambon, Senin (08/04/2019)

RakorTek ini mengusung tema “Peningkatan peran pendidikan vokasi kelautan dan Perikanan dalam menciptakan wirausaha muda”

Turut hadir Wakil Wali kota Ambon, seluruh Direktur Politeknik se-Indonesia, dan sejumlah pengusaha ternama yang telah menjalin hubungan kerjasama bersama SUPM.

Wakil wali kota Ambon, Syarif Hadler berkesempatan memberikan ucapan selamat datang,sekaligus memberikan gambaran singkat tentang kota Ambon manise.

Akuinya, Kota Ambon juga telah berhasil melaksanakan berbagai agenda penting
nasional maupun internasional, dengan menghadirkan langsung Presiden RUI, Joko Widodo hingga tamu penting luar negeri lainnya.

Hadler mengakui, sektor perikanan di kota Ambon juga menjadi unggulan yang dikembangkan oleh pemerintah, yakni potensi perikanan tangkap disamping sektor jasa perdagangan dan Pariwisata.

“Tahun 2016 nilai produksik perikanan kita mencapai 44.524 ton, nilai ini meningkat sebesar 2,31 persen ditahun 2017.sehingga tak dapat dipungkiri, potensi inilah yang menarik perhatian pemerintah pusat menjadikan Ambon sebagai kota ikan (City of Fish)
Hadler menyatakan, apresiasi positif terhadap kehadiran SUPM Waiheru Ambon
karena menjadi tempat untuk mempersiapkan sumberdaya manusia dan kota Ambon yang handal dalam mengembangkan sektor perikanan.

Diharapkam melalui RakoTek yang dilakukan, kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, dapat memberikanperhatian untuk pengembangan sekolah ini kedepan, dengan terbangunya kerjasama yang
sinergis, kualitas pendidikan sekolah kejuruan berbabis kelautan dan perikanan yang ada di kota Ambon dapat ditingkatkan serta memiliki daya saing.

Sementara itu, Bambang Seopratno, Kepala Pusat Pendidikan dan Perikanan
kepada wartawan mengaku, langkah yang diambil adalah dengan menciptakan lulusan menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesiaonal.

“Itu yang kita ruimuskan, mulai dari evaluasi seluruh kurikulum, metode pembelajaran, hingga seluruh proses praktek,” akuinya

Seopratno menyebutkan, pembinaan terhadap karakter dan pembinaan para siswa harus dikuatkan, karena ini menyangkut kerja dia harus didisplin, tanngguh dan kuat.

Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan dunia usaha dan industri untuk sama-sama berperan dalam peningkatan SDM bidang kelautan dan Perikanan. juga dengan Universitas Prasetya Mulia karena memiliki metode pelaksanaan bisnis yang
hebat,termasuk menciptakan lulusan atau wirausaha muda yang terbukti mampu.

“SDA Kelautan dan Perikanan kita sungguh sangat luar biasa, kalau tidak ada yang mengelola, akan sulit nantinya, karena pasti dikelola oleh pihak luar, porsi kami di SUPM Waiheru berlaku untuk seluruh satuan pendidikan. 50 persen adalah anak-anak pelaku utama dan 90 persen adalah anak Maluku utara,” cetusnya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan, untuk awal, politeknik ini baru menghadirkan strata Diploma III, nantinya akan dilakukan secara bertahap menjadi Diploma IV, jika dalam kurun waktu beberapa tahun telah menunjukan prestasi akademik yang baik,
penyelenggaraan yang baik, berkecukupan tenaga pendidik dan sarana-prasarana
tentu akan ditingkatkan lagi.

Untuk diketahui, dalam Rapat Kerja Teknis juga, dilakuakn penandatanganan kerjasama antara Pusat Kelautan dan Perikanan dan Universitas Prasetya Mulia.
(FM-07)