Ratusan Kelompok PIK-R Ikut Pelatihan Konselor Sebaya
Agustus 29, 2019AMBON,FM.- Ratusan konselor sebaya jalur Pendidikan maupun jalur masyarakat mengikuti pelatihan konselor sebaya PIK-R. Yang digelar di salah satu hotel dikota Ambon, Kamis (29/08/2019)
Hal ini dimaksudkan guna menciptakan kemampuan remaja untuk berbicara dengan orang lain tentang masalah dan perasaan pribadi, remaja memiliki kemampuan untuk menggunakan keputusan yang dibuat dan dalam konseling menghadapi permasalahan-permasalahan pribadi,mengembangkan keterampilan observasi atau pengamatan agar remaja rapat membedakan tingkah laku abnormal dengan normal, remaja memiliki kemampuan man demonstrasi kan kemampuan bertingkah laku yang beretika.
Asisten III Pemerintah kota Ambon, Romeo Soplanit saat membacakan sambutan tertulis walikota Ambon menyatakan, generasi milenial adalah generasi yang sangat mahir dengan teknologi. dengan kemampuannya di dunia teknologi dan sarana yang ada serta memiliki banyak peluang untuk bisa berada jauh di depan dibandingkan generasi sebelumnya.
Namun sayangnya, dari beberapa data statistik yang ada terbukti bahwa, generasi melenial cenderung lebih tidak peduli terhadap keadaan termasuk budaya dan ekonomi. mereka cenderung lebih berfokus kepada pola hidup kebebasan dan bahkan memainkan hal yang instan dan tidak menghargai satu proses kehidupan yang tengah terjadi.
Dijelaskan, mengingat kedudukan dan perannya strategis sudah selayaknya remaja di era modern. hal ini akan memberi andil yang besar dalam mengembangkan program KB di indonesia. remaja memiliki pendidikan yang lebih tinggi sikap inovatif terhadap norma dan tidak baru yang rasional bersifat dinamis dan beri orientasi ke masa depan.
karakteristik ini merupakan potensi pendukung untuk pengembangan peran remaja dalam program KB di masa sekarang maupun yang akan datang sehingga kontribusinya dapat ditingkatkan lagi.
Akuinya, DPPKB Kota Ambon setelah mengembangkan program kesehatan reproduksi remaja sekaligus dengan prinsip pengelolaan dari oleh dan untuk remaja yang diberi nama pusat informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja (PIK-R).
Remaja diharapkan mampu memfasilitasi terwujudnya tegar remaja yakni remaja yang tidak sadar berperilaku sehat dan terhindar dari resiko Triad KRR (Seksualitas,Napza dan HIV/AIDS) tetapi juga remaja yang mau menunda usia perkawinannya, hingga mencapai kedewasaan penuh,bercita-cita mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, serta mampu menjadi contoh model,idola,dan sumber informasi bagi teman sebayanya.
Ini berarti remaja dapat mengisi masa-masa remajanya dengan kegiatan positif yang berguna sebagai bekal kelak jika sudah berkeluarga.
“Hentikan segala kegiatan yang dapat merugikan orang lain, manfaatkan waktu belajar anda dengan baik jauhkan dari anda dari sex bebas narkoba dan perkawinan usia dini. (FM-08)
