Gawat Kota Ambon Mulai Krisis Air Bersih

Maret 9, 2020 0 By admin

AMBON, FM,- Gawat! saat ini kota Ambon mengalami krisis air bersih, hampir pada seluruh kawasan di kota Ambon. debet air pada sejumlah daerah resapan air juga semakin mengecil. daerah konservasi disulap menjadi lahan pemukiman warga.sungguh sebuah keprihatinan yang luar biasa.

Warga kota Ambon menjerit, dalam berbagai reses yang dilakukan anggota legislatif DPRD Kota Ambon pada seluruh konstituen juga masyarakat mengeluhkan hal yang sama.

Faktanya, banyak proyek jaringan air bersih yang dibuat menghabiskan APBD kota Ambon, namun air tidak masuk hingga ke rumah warga.

Dalam keprihatinan itu, wakil rakyat pada dua komisi di DPRD melakukan rapat gabungan khusus membahas hal dimaksud. yang dipusatkan di ruang sidang utama,Baileo Rakyat Belso-Ambon, Senin (09/03/2020)

Rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono didampingi Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta, Wakil Ketua II DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafri Taihuttu dan Ketua Komisi III, Paulus Watimenna bersama sejumlah anggota komisi lainnya bersama pemerintah kota Ambon yang dihadiri oleh Sekretaris kota Ambon, AG Latuheru, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset, Apries Gaspersz, pihak PDAM, dan Dinas PUPR berlangsung baik, meskipun ada sejumlah kritikan pedas yang dilontarkan kepada pihak Pemkot Ambon.

Atas berbagai kritikan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, DPRD dan pemerintah kota Ambon akhirnya menyepakati sejumlah hal yang nantinya akan menjadi solusi dalam menyikapi krisis air bersih di kota ini.

Kepada wartawan usai pertemuan dimaksud, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono menjelaskan, dua hal menjadi pokok adalah melakukan survei terhadap cathment area yang ada maupun daerah yang baru serta melakukan intervensi anggaran melalui program dan kegiatan.mendahuluinya, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama pemerintah Provinsi, Balai Sungai, Kementerian PU untuk nantinya melakukan survei terhadap daerah baru yang dianggap memiliki potensi, agar dapat melayani kebutuhan air bersih bagi warga di kota ambon.

“Saya kira ini menjadi pintu masuk bagi kita, mengatasi maslaah krisis air bersih yang terjadi selama ini, karena memang daerah cathment area sudah hilang dari wilayah yang di pakai menjadi sumber air bersih dan nantinya bersama regulasi akan terus godok bersama demi kepentingan masyarakat di kota Ambon,” Demikian Latupono. (Eda)