Tiga Negeri di Semenanjung Nusaniwe, Dikukuhkan Sebagai Kampung Tangguh

September 30, 2020 0 By admin

AMBON,FM,- Tiga desa tepatnya di semenanjung Nusaniwe Kecamatan Nusaniwe kota Ambon yakni, Negeri Nusaniwe, Negeri Seilale dan Negeri Latuhalat akhirnya dikokohkan menjadi kampung tangguh oleh Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy dan Kapolda Maluku, tepatnya di Pelabuhan Pendaratan Ikan ( PPI) desa Eri, Rabu (30/09/2020)

Kampung tangguh ini dikukuhkan guna memperkuat basis ekonomi masyarakat dari sektor perikanan dalam mewujudkan masyarakat maju dan mandiri.
Karena disadari sungguh betapa pentingnya pelestarian laut sebagai sumber hayati yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan ditunjang oleh perilaku hidup bersih dan sehat dan kiat-kiat pencegahan covid 19.
Turut hadir juga, Kapolda Maluku, Kepala OJK Maluku, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Pimpinan sejumlah OPD, Raja Negeri Nusaniwe, Penjabat negeri Seilale, para camat, para nelayan dan jibu-jibu.

Dalam laporannya Raja Negeri Nusaniwe, Gunther De Soysa menyatakan, bencana non alam kerena virus yang melanda dunia Indonesia maupun Kota Ambon telah menyebabkan keterpurukan sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara terutama dalam sektor sosial ekonomi.

Banyak orang mengalami kehilangan mata pencaharian disertai penurunan tingkat pendapatan sehingga berkorelasi langsung terhadap kemampuan akses ekonomi dan berbagai penurunan kebutuhan dasar.

Masyarakat juga diajak untuk memiliki kesadaran penuh terhadap pentingnya pemanfaatan laut sebagai sarana peningkatan ekonomi keluarga dan gizi keluarga terutama di masa pandemi covid 19.

Diharapkan dengan adanya program dari kepolisian RI yakni Desa tangguh adalah wujud nyata sebuah sinergitas yang utuh, terpadu akan terus terpelihara dan berkesinambungan dari kita, oleh kita dan untuk kita demi masa depan anak cucu dan lestarinya alam semesta.

Sementara itu, Wali kota Ambon dalam sambutan singkatnya menjelaskan, sebuah desa di taktakan tanggul apabila memiliki tiga keunggulan antara lain tangguh secara pangan,kesehatan dan keamanan, jika dapat dipelihara dan dikembangkan walaupun covid berkepanjangan tetap masyarakat akan mampu bertahan dalam menghadapi situasi yang sulit seperti ini.

Dijelaskan, dalam rencana Pemerintah Kota Ambon ke depan seluruh desa akan didorong sebagai Desa tangguh.

“Biasanya kita mendorong ketahanan pangan dari sektor pertanian namun kali ini kita mendorong dari sektor perikanan mengingat masyarakat yang hidup di tiga negeri adat di semenanjung nusaniwe adalah mereka yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan,”

Akuinya, jangan lupa sukseskan seluruh kebijakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan, yakni Pakai Masker, Jaga Jarak dan hindari diri dari kerumunan demi kepentingan bersama.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar menyatakan, untuk menjadi sebuah desa yang tangguh, makmur dan aman haruslah meminta bantuan dan pertolongan dari yang kuasa, karena dari Allah semua yang diinginkan dapat dicapai.

Tambahnya, sebuah desa akan dikatakan tangguh harus dimulai dari sebuah keluarga kecil, jiwa saling melayani dalam keluarga akan menjadi cerminan sebuah ketangguhan yang sebenarnya, sama halnya dengan pemerintah yang melayani masyarakatnya,jika keluarga sudah tangguh maka negerinya pasti akan tangguh.

“Kota Ambon harus jadi contoh yang baik bagi daerah lain sehingga orang luar dapat datang dan belajar bagaimana menjadi desa tangguh dari kota ini,” singkat orang nomor satu di jajaran kepolisian Maluku ini.(FM-08)