Pemkot Ambon Serahkan Bantuan Pelayanan kepada PGLII dan PGPI

Oktober 15, 2020 0 By admin

AMBON,FM,- Pemerintah kota Ambon melalui Wali kota menyerahkan bantuan pelayanan kepada Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia (PGLII) dan Perkumpulan Gereja Pantakosta Indonesia (PGPI) se-Kota Ambon.

Bantuan pelayanan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, didampingi Sekretaris kota Ambon kepada Ketua dari dua lembaga kereja di Kota Ambon, yang berlangsung di Marina Hotel, Kamis 15 Oktober 2020.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya menyampaikan, bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada lembaga-lembaga gereja di Ambon saja. Namun, hal yang sama juga diberikan kepada penghulu-penghulu Masjid dan juga penghulu di tempat peribadatan lainnya.

Selain itu, bantuan yang sama juga diberikan kepada masyarakat Kota Ambon serta para mahasiswa yang ada di Kota Ambon. Bantuan yang diberikan itu berupa paket l Sembako dan lainnya.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian Pemkot terhadap masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19,” ujar Richard.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya meminta agar para pendeta untuk membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan perkembangan Covid-19 melalui jemaat yang ada di gereja-gereja.

S3bab, dengan bantuan sosialisasi dari para pendeta, bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap anjuran pemerintah menyangkut dengan disiplin protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya berterima kasih kepada para pendeta yang hadir saat ini. Saya hanya minta satu saja, Kita sama-sama berdoa untuk Kota Ambon, agar bisa dijauhkan dari malapetaka,” ungkapnya.

Wali kota Ambon Penyerahan dana bantuan pelayanan dampak covid 19 dan pengarahan umum situasi terakhir covid 19 di kota Ambon kepada gembala sidang (PGLII dan PGPI)

Untuk diketahui, penyerahan bantuan ini sudah diberikan dalam tahap kedua, yang mana tahapan pertama diberikan kepada 416 gembala sidang dan tahap kedua kepada 76 gembala sidang sehingga total 492 gembala sidang dengan anggaran senilai Rp.1,2 Miliar lebih.