Puluhan Pengelola Home Stay di kota Ambon Ikut Pelatihan Menajemen
November 20, 2020AMBON,FM,- Puluhan Pengelola Home stay di kota Ambon mengikuti pelatihan manajemen home stay atau pondok wisata dan rumah wisata, yang digelar di Manise Hotel Ambon (19/11/2020)
Pelatihan ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan kapasitas pengelola home stay di kota Ambon dalam menjalankan menajemen secara baik. Kegiatan ini dibiayai langsung dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenparekraf- RI)
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Rico Hayat kepada fokusmaluku.com menyatakan, pelatihan ini dimaksudkan agar setiap pengelola mampu membuat inovasi agar tidak lumpuh apalagi disaat pandemi covid 19 saat ini dengan tetap berpatokan pada protokol kesehatan dalam meningkatkan pelayanan mengarah pada sertifikasi CHSE ( Cleanliness, Healthy, Safety and Environmental Artinya harus bebas, bersih dan memiliki syarat kesehatan, aman dan didukung lingkungan sekitar.
” Pengelola juga diarahkan agar dapat menjalankan protokol kesehatan agar setiap tamu yang hadir merasa aman dan nyaman,”
Hayat mennyatakan, akan tetap memberikan support dan dukungan bukan hanya kepada home stay tetapi juga semua hal yang berkaitan dengan Instrumen pariwisata selalu didukung dan di support.
Senada dengan itu, Ketua PHRI Maluku, Theny Barlola dalam materinya menjelaskan, pelatihan home stay atau rumah wisata pada seluruh wilayah di kota Ambon sangat dipengaruhi oleh SDM sebab itu baik untuk dilakukan training dengan maksud agar dapat memberikan pelayanan secara merata.
“SDM yang unggul haruslah memiliki pengetahuan tentang cara melayani secara baik karena yang sangat terpenting adalah soal pelayanan,” ucap Barlola.
Dari sejumlah langkah yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan PHRI sejauh ini menunjukan hasil yang baik para home stay sudah merasakan keberhasilan baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas termasuk situasi lingkungan sekitar dan terjadilah kunjungan yang cukup memadai.
Diharapkan masyarakat sekitar juga dapat merasakan dampak positif dari upaya pariwisata.
Barlola mengimbau agar semua pihak dpat bergandengan tangan dalam mempertajam sektor pariwisata termasuk home stay yang berlokasi di desa-desa tentunya faktor lingkungan juga sangat menentukan sebuah kunjungan para tamu.
Dukungan pemerintah dan kepala-kepala desa harus dapat mendukung pariwisata dengan membuat Peraturan Desa (Perdes) yang mengikat seperti hewan peliharaan tertentu yakni Anjing dan Babi harus dikandangkan, peraturan desa itulah yang nantinya dapat dijadikan sebuah data tarik tersendiri dalam pengembangan usaha home stay di kota ini. (FM-08)

