Sejumlah Sopir Angkot Ambon Gunung Mengadu ke Wakil Rakyat

Sejumlah Sopir Angkot Ambon Gunung Mengadu ke Wakil Rakyat

Juni 1, 2021 0 By admin

AMBON,FM,- Sejumlah Sopir Angkot Ambon Gunung (Songun) melakukan pengaduan ke wakil rakyat di DPRD kota Ambon. Pengaduan ini dilakukan lantaran merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah kota Ambon. Terutama dalam melihat kondisi jalan masyarakat pada 5 negeri mulai dari Soya hingga Hukurila.

Kunjungan para sopir Anggun ini diterima langsung oleh wakil ketua komisi III DPRD Kota Ambon, Gunawan Mochtar didampingi Upu Latu Nikijuluw dan Helmi Tehupuring di ruang rapat komisi yang sama. Senin (31/05/2021)

Jalanan yang tak terurus itu akhirnya dibersihkan sendiri oleh para sopir secara gotong royong bahkan bekas longsoran pohon tumbang akibat bencana alam juga ikut dibersihkan.

Padahal menurut para sopir hal itu harus menjadi kewenangan pemerintah kota Ambon.
Ketua perhimpunan Sopir angkot Ambon Gung, Semy Salamena mengatakan, proses pembersihan yang dilakukan oleh para sopir sudah dua kali dilakukan, itupun juga hanya sebatas kemampuan sebagai sopir.

“Kedatangan kami di rumah rakyat ini, untuk meminta perhatian wakil rakyat kepada kami yang tinggal di lima negeri ini, kasihan kami seakan tidak diperhatikan oleh pemerintah, terpaksa kami para sopir yang turun tangan sendiri bersihkan jalanan yang hampir ditutupi oleh tumbuhan liar, sehingga kami berharap ada perhatian dari pemerintah lewat dorongan dari wakil rakyat,” tutur Salamena.

Beberapa hal yang menjadi keluhan para sopir adalah tidak ada lampu jalan sejak dari Soya hingga negeri tetangga lainnya sehingga kondisi jalan yang sangat gelap sulit bagi sopir angkot saat berkendara.

Tak hanya itu, kondisi jembatan Soya yang sudah sekian tahun tidak pernah tersentuh oleh pemerintah hanya dibiarkan tersusun oleh lembaran papan. Akibatnya nyaris memakan korban.

“Kami hanya minta ada intervensi nyata kepada kami atas nama 5 negeri dan sopir angkot jembatan Soya sudah lebih dari 5 tahun hanya tersusun oleh papan, jangan sampai memakai korban lagi, kalau memang anggaran itu ada, tolong lihat kami juga yang ada pada lima negeri ini,” curhatnya.

Gunawan Mochtar menjelaskan, masalah kondisi jalan pada rute lima negeri di daerah gunung sudah menjadi keseriusan bersama wakil rakyat.sehingga akan menjadi konsen bersama dan didorong ke pemerintah kota Ambon.

“Hal ini akan kami kawal dalam penanganan yang serius karena tidak pernah tersentuh,” ucapnya.

Senada dengan itu, Upu Latu Nikijuluw juga menyatakan tanggapannya menjawab persoalan lampu jalan pada lokasi dimaksud.

Menurut Nikijuluw keterwakilan wakil rakyat di DPRD Kota Ambon asal daerah pemilihan Sirimau berjumlah 8 orang, kedepan akan didorong agar turut berkontribusi melalui topangan dana aspirasi tiap anggota.

“Anggota DPRD kota Ambon asal daerah pemilihan Sirimau berjumlah 8 orang, jadi akan didorong untuk masuk dalam aspirasi setiap anggota DPRD,” ucap Nikijuluw

Tambahnya, Rabu esok, dirinya didampingi oleh Staf dari Pemkot Ambon dalam hal ini Dinas PUPR dan para sopir akan turun langsung dan melihat kondisi jalan tersebut karena upaya perbaikan jalan dimaksud telah masuk dalam agenda penetapan perbaikan oleh pemerintah kota Ambon tahun anggaran 2021. (FM-09)