Wattimena Minta Desa/Kelurahan Bangun posyandu
Juli 20, 2023AMBON,FM,- Keberadaan posyandu yang memenuhi indikator layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan Pemerintah Kota Ambon di tiap Desa/Negeri dan kelurahan dalam upaya penurunan stunting.
Hal ini diungkapkan Pj.Wali kota Ambon, Bodewin Wattimena saat membuka kegiatan rembuk stunting dan penguatan kapasitas kadar posyandu Senin (03/04/2023) pada salah satu hotel di Kota Ambon.
“Jam berapa posyandu di Kota Ambon sebanyak 314 namun ada 303 yang belum memilih indikator layanan kesehatan,” ungkapnya.
Dijelaskan kebanyakan posyandu tidak memiliki tempat permanen tetapi dilakukan secara darurat di balai desa atau Negeri kantor lurah bahkan penumpang di teras rumah penduduk sehingga indikator lain Kesehatan tidak terpenuhi.
Dengan demikian Wati mana meminta agar tahun ini semua desa negeri dan kelurahan dapat membangun posyandu dan memenuhi kriteria layanan yang dimaksudkan.
“Pakai pakai Dana Desa (DD) bangun posyandu tidak mahal kok minimal kirim posyandu harus ada yang memiliki standar layanan kesehatan semua desa Negeri wajib punya posyandu,” tegasnya
Selain posyandu, Wattimena juga menyoroti sekitar 2000 lebih rumah di Kota Ambon tidak memiliki jamban, laporan dari Kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Kemenko PMK) padahal-hal tersebut berkaitan erat dengan keluarga beresiko stunting.
“Ada 2000 lebih rumah tidak memiliki jamban karena itu tahun ini Bappeda- Litbang dan dinas PUPR harus tuntaskan, Saya tidak lagi mau dengar masih ada rumah yang belum memiliki jamban,” tuturnya.
Dirinya berharap, pembangunan jamban dapat dituntaskan dengan ketersediaan anggaran dari pemkot juga dari dana CSR perusahaan yang ada di Kota Ambon kalau kita mau pasti bisa tuntaskan.
“Kita anggarkan dari Pemkot dan kita bisa minta CSR Dati perusahaan yang ada di Kota Ambon, saya sudah sampaikan kepada Kepala Bappeda-Litbang supaya Oktober 2023 dituntaskan,” tutupnya. Eda L


