DLH Maluku Apresiasi  Penyerahan Trophi Utama Proklim di  Negeri Soya

DLH Maluku Apresiasi Penyerahan Trophi Utama Proklim di Negeri Soya

November 7, 2023 0 By admin

AMBON, FM,- Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas lingkungan Hidup ( DLH) memberikan apresiasi positif kepada Negeri Soya sebagai tuan rumah dan penerima trophi utama Proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI termasuk sejumlah kelompok Proklim lain dari desa/ negeri di Kecamatan Letisel. Yang berpusat di Kediaman Raja Negeri Soya, Jhon Rehatta, Selasa (08/11/2023)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Roy Siauta menyatakan, program kampung iklim adalah program nasional yang dikelola oleh lingkungan Hidup.

Menurutnya, program ini adalah upaya pemerintah dalam mendorong aksi masyarakat untuk berupaya membangun ketahanan diri dan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim yang terus terjadi dewasa ini. sehingga atas kerja keras dan dedikasi masyarakat pemerintah memberikan penghargaan sebagai bentuk pengakuan kepada masyarakat.

Tambahnya, penghargaan proklim utama maupun sertifikat bukanlah sebuah pencapaian yang baru bagi pemerintah provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Menurutnya, sejarah mencatat sejak tahun 2020 hingga tahun 2003 telah terbentuk 70 kampung iklim di Provinsi Maluku dan 23 diantaranya ada di Kota Ambon dan beberapa kabupaten lain yakni: Kabupaten Serang Bagian Barat (SBB) Kabupaten Maluku Tengah ( Malteng), Pulau Buru, Buru Selatan (Bursel) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan berbagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang diterima.

” Atas nama pemerintah provinsi Maluku kami patut berbangga dan memberikan apresiasi kepada pemerintah kota Ambon terkhususnya kelompok proklim kayu putih Negeri Soya yang meraih juara dengan mudah. Namun mempertahankan predikat sebagai juara adalah hal yang sulit, sebab harus mampu mendorong terciptanya juara-juara baru di Kota Ambon sangatlah sulit,” tuturnya.

Penerima trophi utama tugasnya adalah menciptakan 10 kelompok untuk bagaimana mendapatkan tropi lestari.

Hari ini 9 kelompok diberikan penghargaan. Atas keberhasilan ini pemerintah daerah provinsi Maluku mengucapkan selamat atas pencapaian yang luar biasa ini dan kepada 9 kelompok lain yang mendapatkan penghargaan berupa sertifikat program utama dan piagam Madya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kita mampu mempertahankan predikat juara yang pernah kita miliki sebelumnya.

“Bumi semakin kurang bersahabat dengan kita, bumi saat ini semakin panas dan semakin menunjukkan fenomena alam yang menakutkan dan mengancam keberlangsungan hidup. Oleh karena itu, tugas kita semua adalah terus berusaha menjadikan bumi yang semakin bergelora ini menjadi sahabat kita dengan terus melakukan aksi penyesuaian dan terus membangun pertahanan atau mediasi terhadap berbagai dampak dan fenomena yang akan terjadi,”bebernya.

Siauta bahkan berpesan kepada kelompok program yang telah terbentuk dan meraih penghargaan yakni ” jadikanlah penghargaanmu sebagai pemicu untuk terus berkarya, berinovasi dalam melindungi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan lingkungan bagi keberlangsungan hidup bersama dengan anak cucu kita di kemudian hari. Jadilah stimulan bagi kelompok-kelompok masyarakat untuk terus berkarya agar berhasil yang sama seperti yang diterima saat ini.

Siauta menyebutkan,pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada pemerintah kabupaten/kota dan ditargetkan di 2024 nanti seluruh daerah telah menjadi kampung Proklim.

Pihaknya bahkan mendorong 11 kabupaten kota di Maluku untuk dapat mendaftarkan diri pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku untuk mengikuti tahapan seleksi. (Eda L)