Saulatu : PELNI Harus Perbaiki Manajemen Kapal dan Pelabuhan
Desember 6, 2023AMBON,FM- PT Pelni diminta untuk dapat memperbaiki manajemen kapal- kapal milik Pelni dan pelabuhan sebagai lokasi naik turunnya penumpang. Hal ini diungkapkan Anggota komisi II DPRD Provinsi Maluku , Halimun Saulatu kepada wartawan di Baileo Rakyat, Karpan Ambon, Senin (06/11/2023)
Menurutnya, beberapa hari yang lalu kita melakukan perjalanan menggunakan kapal laut milik PT PELNI dari Ambon – Banda dan beberapa hari Kemudian balik lagi ke Ambon.
“Dari pengalaman Beta (saya) melakukan perjalanan itu suasana dalam kapal milik PELNI Itu tidak menyenangkan untuk penumpang, Kenapa dalam kapal tidak menyenangkan, karena toulet dalam kapal itu sangat tidak layak, “kata Saulatu
Menurut politisi Partai Demokrat Maluku itu, toilet tidak menyenangkan Itu karena air tergenang , bau pesingin dan juga di ruangan-ruangan itu pengab.
Ruang-ruang ekonomi itu sangat pengab, sementara ruangan-ruangan itu banyak di gunakan oleh masyarakat yang setiap saat
“Beta berharap bahwa PELNI , Karena itu kebutuhan dasar orang Maluku yang dimana latar geografisnya itu laut , lalu kemudian melupakan servis atau pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Untuk managemen PELNI kata Saulatu, juga harus mengatur tata cara Bagaimana di pelabuhan . antrey yang begitu padat untuk turun naik dan terjadi gesek-gesekan terhadap penumang .
Hal seperti ini membuat ruang kriminalisasi terhadap penumpang terjadi. Misalnya copet, lalu kemudian ada yang terdorong Kemudian katuh dan luka. Peristiwa ini sangat tidak nyaman bagi penumpang.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku saya berharap PT PELNI harus bisah memperbaiki Manajemen yang ada di Pelabuhan maupun yang ada di dalam kapal, jelas Saulatu.
Kapal ini merupakan dasar orang Maluku yang di pergunakan untuk transfortasi antar pulau. Apabila sekarang ini warga tiket sudah sangat mahal dan ini harus di iringi dengan pelayanan yang naik.
“Yang naik kapal ini semua manusia, bukan binatang, untuk itu harus lakukan pelayanan itu sesuai prosedure” ungkap mantan ketua KNPI Kota Ambon itu.(Eda L)


