BI Maluku Merilis Tekanan Inflasi Tahunan turun 2,81 Persen

BI Maluku Merilis Tekanan Inflasi Tahunan turun 2,81 Persen

Januari 12, 2024 0 By admin

AMBON,FM,-Kantor Perwakilan Wilayah ( KPw) Bank Indonesia Provinsi Maluku Merilis Tekanan Inflasi Tahunan di Maluku mengalami penurunan sebesar 2,81 persen dari i flasi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2,96 persen (yoy). Inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat inflasi Nasional sebesar 2,61% (yoy). Namun demikian, tingkat inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku tersebut masih berada pada sasaran inflasi Nasional tahun 2023 yang ditetapkan pada rentang 3,0+1% (yoy). Demikian diungkapkan KPw BI, Maluku, Ardiyansah

Inflasi IHK pada tahun 2023, mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Inflasi 2023 yang sebesar 2,81% (yoy) lebih rendah dibanding inflasi tahun 2022 yang sebesar 6,28% (yoy).

Disebutkan, Inflasi tahunan pada 2023 terutama bersumber dari beberapa komoditas, antara lain: Bensin, Beras, Rokok Kretek Filter, Rokok Putih, dan Angkutan Udara, dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,96%, 0,59%, 0,44%, 0,36%, dan 0,34% (yoy).

Pada Desember 2023 tingkat inflasi di Provinsi Maluku rendah dan tetap terkendali. Hal ini merupakan hasil peran koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang terus memperkuat berbagai upaya sinergis, secara intensif untuk meredam tingkat inflasi, khususnya yang berasal dari Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Untuk menghadapi risiko kedepan khususnya ketergantungan terhadap daerah sentra di luar daerah, TPID Provinsi maupun Kabupaten/Kota terus merumuskan berbagai strategi untuk meredam risiko tekanan inflasi ke depan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan pada bulan Desember 2023 adalah kegiatan operasi pasar, rapat penguatan TPIP/TPID, realisasi subsidi ongkos angkut untuk distributor komoditas pangan strategis, dan juga studi banding TPID Maluku ke Kota Madiun sebagai Kota/Kabupaten TPID, serta Kota Nganjuk dalam rangka replikasi strategi untuk pengembangan ekonomi dan pengendalian inflasi di Maluku. (*}