CSR Pertamina, Gerakan Perempuan Dusun Keranjang untuk Mengompos
Oktober 30, 2024AMBON,fokusmaluku.com- Guna meningkatkan dan memberdayakan masyarakat Dusun Keranjang, Desa Wayame ,kecamatan Teluk Ambon kota Ambon- Provinsi Maluku untuk meningkatkan pendapatan, sekaligus melatih perempuan setempat untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan.
Pertamina melalui dana CSRnya turut memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat terutama kaum ibu-ibu.
Gerakan Perempuan Keranjang Mengompos adalah program inovatif dari PT Pertamina Patra Niaga IT Wayame yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan pengelolaan sampah rumah tangga di Dusun Keranjang. Dari program ini dapat menghasilkan kompos mencapai 3.600 kg per tahun.
Program ini menginisiasi penggunaan Celengan Keranjang Kompos, alat praktis yang memungkinkan masyarakat menabung sampah organik mereka di rumah. Berbeda dengan sistem bank sampah konvensional, di mana sampah dikumpulkan dan diolah oleh petugas, Celengan Keranjang Kompos menguraikan sisa makanan langsung di tingkat rumah tangga.
Setiap bulan, masyarakat berkumpul untuk membuka celengan masing-masing, menghasilkan pupuk kompos yang siap digunakan untuk mendukung pertanian organik di Dusun Keranjang.
Pemberdayaan perempuan menjadi inti dari gerakan ini. Melalui program ini, perempuan di Dusun Keranjang diberikan pelatihan intensif tentang teknik pengomposan dan pengelolaan sampah organik.
Mereka dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap proses, dari pengumpulan hingga penggunaan pupuk kompos. Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan mereka tetapi juga memberikan mereka peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Celengan Keranjang Kompos terinspirasi dari komposter Takakura, yang pertama kali dikembangkan oleh Dr. Shigemitsu Takakura di Jepang pada tahun 1982. Awalnya menggunakan pondasi semen, teknologi ini telah berkembang menjadi lebih praktis dengan menggunakan keranjang yang mudah dioperasikan oleh masyarakat.
Adopsi komposter Takakura dalam bentuk keranjang memudahkan pengelolaan sampah dari hulu, dan berfungsi sebagai strategi branding yang memperkuat identitas Dusun Keranjang.
Melalui Gerakan Perempuan Keranjang Mengompos, PT Pertamina Patra Niaga IT Wayame tidak hanya mendorong praktik ramah lingkungan tetapi juga memberdayakan komunitas lokal, terutama perempuan, dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan mereka.
Program ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi dan pemberdayaan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.
Sementara itu, salah satu ibu-ibu yang enggan namanya dikorankan kepada media ini mengaku, sangat senang dengan pendampingan yang terus dilakukan oleh pihak Pertamina kepada mereka. karena selain untuk melatih para kaum perempuan dalam mengompos, sekaligus juga memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola limbah yang ada sehingga dapat memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga. ( Eda L)


