Pemkot Ambon Gelar High Level Meeting dan Capacity Building Peningkatan ETPD

Pemkot Ambon Gelar High Level Meeting dan Capacity Building Peningkatan ETPD

Februari 13, 2025 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- Pemerintah kota Ambon menggelar High Level Meeting dn Capacity Building Peningkatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah(ETPD), yang digelar di ruang Vlisingen, Balai kota Ambon, Rabu (12/02/2025)

Penjabat wali kota Ambon, Dominggus Kaya, dalam sambutan singkatnya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dengan harapan mampu memberikan informasi dan pengetahuan bagi aparat Sipil Negara yang mengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kota Ambon tentang elektronifikasi transaksi pembayaran.

Karena sudah tentu akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam rangka peningkatan penerimaan asli daerah Kota Ambon dari Pajak Daerah maupun Retribusi Daerah.

Dikatakan, saat ini kota Ambon telah melewati tahapan inisiasi berkembang maju dan segera di level Digital dari penilaian elektronifikasi transaksi pemerintah daerah(ETPD).

Harapan besar pemerintah kota Ambon adalah, Kota Ambon bukan saja masuk kategori Championship perluasan dan percepatan digitalisasi daerah (P2DD) tetapi juga dapat menyabet juara dari program ini.

” Kami berharap kota Ambon bukan saja masuk kategori Championship perluasan dan percepatan digitalisasi daerah (P2DD) tetapi juga dapat menyabet juara, dan itu butuh dukungan semua pihak,” ucap Kaya.

Untuk diketahui, kegiatan ini didukung penuh oleh Bank Indonesia perwakilan provinsi Maluku dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) provinsi Maluku sehingga Kota Ambon sudah berada di level digital.

“Semoga kedepannya kerjasama dan bantuan ini lebih tingkatkan demi pengembangan kota Ambon lebih baik dalam melakukan elektronifikasi transaksi pembayaran,” tutur Kaya, sementara itu, Kepala Bidang Verifikasi, Pembukuan Pertimbangan Keberatan,Validasi,dan Pemeriksaan Pajak, Rudy Heljanan juga menyatakan, Pemerintah Kota Ambon telah mempunyai roadmap elektronifikasi daerah dari tahun 2021 sampai 2025. Dengan demikian Pemkot Ambon
juga berkewajiban untuk mempunyai road map ETPD untuk 5 tahun kedepan sesuai visi dan misi dari walikota terpilih dan wakil walikota terpilih.

Saat ini, akui Heljanan, kota Ambon sudah melewati proses inisiasi berkembang ,maju dan sudah di proses digital. Bahkan di tahun 2023 sudah masuk nominasi 4 besar Championship di Indonesia.

“Kalau ITPD-E kita berhasil mendapat reward tentu kita akan mendapatkan insentif nilainya sekitar Rp. 1 miliar untuk pemerintah kota Ambon,” Akui Heljanan.

“Jadi kolaborasi kita antara OPD- OPD pengumpul, dan juga stakeholder yang lain begitu juga dengan Kominfo maupun Dinas Pariwisata dan yang lainnya bahkan media massa untuk mensupport dan mengedukasi masyarakat tentang penggunaan transaksi non tunai dan juga penggunaan kanal kanal pembayaran non tunai.

misalnya lewat go-pay,Qris dan link aja dengan take line ‘ non tunai membuat kita sehat dan mampu memberikan pengetahuan yang baik untuk melakukan transaksi keuangan.

Dalam mendorong hal dimaksud, kota Ambon juga kota Ambon sudah memiliki Tim Percepatan Pembangunan Daerah ( TP2D) yang diketuai oleh Wali kota Ambon sendiri. (Eda L)