Situasi Darurat Bencana, Ayo Hubungi Pertamina Call Center 135

 Situasi Darurat Bencana, Ayo Hubungi Pertamina Call Center 135

September 19, 2025 0 By admin

AMBON,fokusmaluku.com- Dalam situasi darurat bencana alam, masyarakat diminta untuk tidak sungkan menghubungi Pertamina Call Center ( PCC) 135 karena tidak dipungut biaya alias gratis.

“Jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyaluran pelayanan dan produk retail di Nabire, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135, beroperasi 24 jam dalam seminggu,” ucap Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi dalam keteranganya, Jumat (19/09/2025)

Setelah masyarakat menghubungi layanan Call Center Pertamina, tentu akan dijawab pertanyaan pelanggan seputar Produk, Layanan, maupun Lokasi SPBU dan juga menangani keluhan terkait Bahan Bakar, Pelayanan SPBU, atau Penggunaan Aplikasi MyPertamina.

Hal ini patut dilakukan mengingat kondisi yang terjadi membutuhkan langkah penanganan yang cepat dan serius, salah satu langkah tercepat adalah menghubungi pihak Pertamina melalui saluran telepon,karena itulah cara terbaik menyampaikan kondisi reel yang terjadi dilapangan.

Seperti yang terjadi di Nabire, Gempa Bumi berkekuatan 6,6 SR membuat pihak Pertamina Patra Niaga Regional Papua -Maluku harus dengan cepat mengambil langkah efektif dalam menjamin sarana dan seluruh fasilitas bahkan stok BBM tetap aman pada daerah dimaksud.

Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan, setelah gempa tim di lapangan langsung melakukan pengecekan sarana dan fasilitas penyaluran energi utama di Nabire untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman.

“Sekitar pukul 4 WIT, kondisi Fuel Terminal Nabire dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan, begitu juga dengan Aviation Fuel Terminal (AFT) Mozes Kilangin dan AFT Douw Aturure, saat ini sarfas sudah dicek dan semua dalam kondisi baik siap menyalurkan BBM dan Avtur. Sebagai antisipasi, hari ini kami akan cek berulang untuk memastikan kembali kondisi seluruh sarfas,” jelas Bramantyo.

Stok di FT Nabire per tanggal 19 September untuk seluruh produk juga dalam kondisi baik. Tercatat stok Avtur diatas 12 hari, Solar 21 hari, Pertalite diatas 8 hari, dan Pertamax 13 hari.

Untuk penyaluran di lembaga penyalur, Pertamina Patra Niaga saat ini juga tetap mengoperasikan 5 SPBU reguler, 20 SPBU non reguler, 21 Pertashop, dan 4 Agen Minyak Tanah (AMT) dengan normal. Untuk memastikan keamanan layanan kepada masyarakat, saat ini tim Sales Area Manager Papua Tengah sudah berkeliling memeriksa seluruh kondisi sarana dan fasilitas lembaga penyalur yang terdampak gempa dinihari dan pagi.

“Dari laporan awal, Sarfas SPBU juga dalam kondisi aman sehingga layanan kepada masyarakat tetap dilanjutkan. Meski demikian, kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan jika memang dari hasil pemeriksaan terdapat kondisi tidak aman, operasi SPBU akan dihentikan sementara sampai kondisi aman untuk melayani masyarakat. Masyarakat tidak perlu khawatir, stok dalam kondisi aman, dan seluruh SPBU masih beroperasi seperti biasanya melayani kebutuhan BBM sehari-hari,” tutup Bramantyo.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku saat ini terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait mengenai kondisi penyaluran energi di Nabire. (Eda.L)