PT Pertamina Beri Energi Baru Demi UMKM Maju

PT Pertamina Beri Energi Baru Demi UMKM Maju

Oktober 23, 2025 0 By admin

AMBON,fokusmaluku.com- PT Pertamina memberikan “energi baru, demi Indonesia Maju” hal ini nampak dalam komitmen Pertamina mendorong UMKM naik kelas lewat kick off Pertamina UMK Academy 2025 tingkat nasional yang resmi digelar daring, Rabu (3/9/2025).

Diikuti oleh 730 peserta terbaik dari seluruh Indonesia berhasil melaju ke tahap nasional setelah melalui seleksi ketat dari 9.753 pendaftar.

program ini diharapkan menjadi wadah lahirnya UMKM tangguh, inovatif, dan mampu menembus pasar global.

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, menekankan pentingnya kesiapan UMKM menghadapi persaingan internasional.

“Tahap nasional ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan besar. UMKM harus siap memperkuat kapasitas, meningkatkan inovasi, memperluas pasar, hingga menembus level global,” tegasnya.

Sejak dibuka Februari 2025, animo peserta terbilang tinggi. Dari hampir 10 ribu pendaftar, 1.490 UMKM lolos ke tahap regional di delapan wilayah pada Mei hingga Juli.

Dari jumlah itu, kini terpilih 730 peserta untuk menjalani pendampingan intensif di tahap nasional.

Pertamina menyiapkan program pendampingan selama empat bulan dengan melibatkan 86 akselerator bersertifikat.

Peserta akan mengikuti pembelajaran berbasis learning management system, gamifikasi, kunjungan lapangan, hingga showcase produk.

Bahkan, UMKM terbaik berpeluang memperoleh hibah alat produksi tepat guna agar usahanya bisa naik kelas lebih cepat.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan pembinaan UMKM tidak cukup dengan pendanaan, tetapi harus melalui ekosistem yang terintegrasi.

Karena itu, Pertamina juga menghadirkan Pertapreneur Aggregator sebagai wadah jejaring bisnis agar UMKM bisa berkolaborasi dan membentuk ekosistem usaha yang lebih mandiri.

Kisah inspiratif datang dari peserta. Herlinda Sinaga, pendiri Sasagu asal Papua, mengaku usahanya makin berkembang berkat program ini.

Ia bahkan tengah menjajaki kerja sama dengan buyer dari Australia, Jepang, dan Jerman. Sementara itu, Minie Sudjarwo, pemilik Minies Q, menuturkan pelatihan berbasis gamifikasi mendorong dirinya melahirkan ide pemasaran kreatif sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“UMKM bukan sekadar usaha kecil, tapi energi besar untuk membangun negeri,” kata Minie optimistis.

Melalui UMK Academy 2025, Pertamina memperkuat perannya dalam Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL), sekaligus mendukung SDGs poin 8 tentang penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah poin 3, yakni mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta membuka lapangan kerja berkualitas.

Sebagai perusahaan energi yang tengah mengawal transisi menuju net zero emission 2060, Pertamina memastikan seluruh programnya terintegrasi dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG), termasuk melalui pemberdayaan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali memulai program khusus bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) agar naik kelas. Bertajuk UMK Academy 2025, program ini diluncurkan pada Rabu (21/5/2025).

Cakupan program ini meliputi Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh 288 mitra binaan dari berbagai wilayah yang siap naik kelas dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

Area Manager Comm, Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi usai pembukaan kegiatan menyebutkan bahwa Pertamina UMK Academy kali ini merupakan program tahun kedua yang telah berjalan dengan sistem pendampingan berkelanjutan.

“Kami ingin mendorong pertumbuhan UMK melalui peningkatan kapasitas digital, manajerial, serta akses pasar. Program ini hadir sebagai salah satu solusi untuk mengatasi lesunya perekonomian, dan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus,” imbuh Ahad.

Tahun ini pendampingan akan dilakukan oleh sepuluh akselerator lokal yang tersebar di empat provinsi. Para mitra nantinya akan dibagi menjadi empat kelompok, yaitu Go Online, Go Digital, Go Modern, dan Go Global, sesuai dengan tahap dan kebutuhan dari UMK masing-masing. “Gelaran ini merupakan program berkelanjutan Pertamina dalam mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional,” beber Ahad.

Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tapi menciptakan ruang belajar, bertumbuh, dan terhubung untuk para pelaku UMK di berbagai daerah. Sebagai bagian dari kick off, kali ini juga ada sesi talkshow inspiratif bertema ‘Beri Energi Baru, Menuju UMK Maju’, yang menghadirkan narasumber Defria Amelia Kirana yang merupakan pendiri Haluan Bali sekaligus alumni UMK Academy 2024 pemenang kategori Go Online.

Dalam talkshow, Defria membagikan pengalaman dan perubahan usahanya setelah mengikuti Program UMK Academy, yang menurutnya membantu penjualan dan mendongkrak omzetnya. “Konsisten dan terus berinovasi untuk membuat perubahan adalah bagian dari kunci untuk menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.

Selain memberikan dampak langsung pada pemberdayaan pelaku UMK, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goal’s (SDG’s). Seperti tertuang dalam 17 poin SDG’s, poin pertama adalah menghapus kemiskinan, poin kedelapan tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, poin kesembilan tentang industri, inovasi, dan Infrastruktur, dan ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Dengan dimulainya Pertamina UMK Academy 2025, para UMK diharapkan dapat mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjadi penggerak ekonomi. (**)