Volume Kendaraan Tinggi, Dishub Ambon Perpanjang Durasi Lampu Merah di Sejumlah Simpang

Volume Kendaraan Tinggi, Dishub Ambon Perpanjang Durasi Lampu Merah di Sejumlah Simpang

Mei 14, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com – Dinas Perhubungan Kota Ambon memperpanjang durasi lampu merah di sejumlah persimpangan jalan di Kota Ambon.

Kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan hasil survei volume lalu lintas pada ruas jalan yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan tinggi.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Ambon, Corneles Pattiwalapia mengatakan, pengaturan waktu pada traffic light tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan dihitung berdasarkan jumlah kendaraan yang melintas di setiap persimpangan.

“Kalau volumenya banyak tentu durasi yang ditentukan akan sedikit lebih lama. Apalagi pada simpang tiga seperti di depan Masjid Al Fatah, karena volume kendaraannya tinggi maka durasi lampu merah maupun hijau diperpanjang,” ujarnya saat diwawancarai fokusmaluku.com di ruang kerjanya, Rabu (13/05/2026).

Menurutnya, pengaturan lampu lalu lintas dilakukan menggunakan rumus teknis tertentu sehingga waktu lampu merah, hijau maupun kuning dapat disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lapangan.

“Ketika kendaraan melewati simpang, jedanya harus diatur supaya tidak terlalu panjang. Semua sudah dihitung berdasarkan rumus teknis, jadi bisa diketahui berapa detik lampu merah, hijau dan kuning diberlakukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, survei volume kendaraan dilakukan langsung oleh Dishub Kota Ambon bersama vendor yang menangani pemasangan traffic light.

Corneles juga mengakui, beberapa waktu lalu sempat terjadi gangguan pada lampu lalu lintas di ruas jalan depan BCA dan kawasan Masjid Al Fatah. Gangguan tersebut disebabkan kerusakan teknis pada perangkat mesin pengendali lampu lalu lintas.

“Kendala yang dihadapi waktu itu karena kerusakan teknis pada mesin, sementara Ambon belum memiliki teknisi khusus untuk menangani perangkat tersebut,” katanya.

Namun kini, lanjut dia, Dishub Kota Ambon telah memiliki tenaga teknisi sendiri setelah dua pegawai diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan langsung di pabrik penyedia perangkat traffic light.

“Setelah survei selesai, teknisi akan langsung melakukan penyetelan. Sekarang Ambon sudah punya teknisi khusus,” tandasnya. (**)