151 Peserta Ikut Audisi LASQI 2026
Mei 30, 2026AMBON, fokusmaluku.com.- Sebanyak 151 peserta siap berkompetisi pada audisi Lasqi tahun 2026 yang diselenggarakan di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, (30/05/2026)
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, pembangunan generasi muda tidak cukup hanya berfokus pada pengembangan bakat dan prestasi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembinaan karakter, spiritualitas, serta akhlak yang kuat sebagai fondasi menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, mekanisme tersebut merupakan terobosan positif yang mampu membuka ruang lebih luas bagi anak-anak dan generasi muda di seluruh wilayah Kota Ambon untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki.
“Melalui pelaksanaan audisi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kita memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak dan generasi muda di seluruh wilayah Kota Ambon untuk menampilkan bakat dan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Wali Kota menjelaskan, proses seleksi yang dimulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota akan memastikan potensi-potensi terbaik dari desa, negeri, dan kelurahan dapat terjaring secara maksimal sebelum mewakili Kota Ambon pada ajang tingkat provinsi.
Dikatakan, pola seleksi tersebut tidak hanya memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta, tetapi juga mendorong lahirnya persaingan yang sehat, meningkatkan rasa percaya diri, dan memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan kapasitas diri.
“Dengan sistem ini, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari sinilah nantinya akan lahir bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Kota Ambon di berbagai ajang kompetisi,” katanya.
Namun demikian, Wali Kota menegaskan bahwa tujuan utama LASQI tidak semata-mata mencari juara atau talenta terbaik di bidang seni. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan wadah pembinaan karakter dan spiritualitas yang sangat penting bagi pembentukan generasi masa depan.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kita membina generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik, spiritualitas yang kuat, karakter yang positif, serta akhlak yang mulia,” tegasnya.
Bodewin juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan audisi sebagai proses pembelajaran yang bernilai. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh pengalaman, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat untuk terus berkembang.
“Jangan hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi jadikan proses ini sebagai sarana belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan diri,” pesannya.
Lebih lanjut, Bodewin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas generasi muda, baik melalui pendidikan, pengembangan kreativitas, maupun pembinaan keagamaan dan moral.
Ia menilai investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah menciptakan generasi yang unggul, berdaya saing, dan memiliki integritas yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui Audisi Generasi Muda LASQI Tahun 2026, Pemerintah Kota Ambon berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berbakat dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, spiritualitas, integritas, dan kepedulian sosial yang tinggi sebagai modal penting dalam membangun Kota Ambon serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia. (**)


