Kepemimpinan Tukloy, Ekonomi Kreatif di Kota Ambon Semakin Berkembang

Kepemimpinan Tukloy, Ekonomi Kreatif di Kota Ambon Semakin Berkembang

Agustus 8, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- Kepemimpinan Christian Tukloy dalam memimpin Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon menunjukan hal yang positif. Dalam kerja nyata dirinya melakukan berbagai inovasi dan juga kolaborasi.

Kerjanya yang nyata itu, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di masyarakat, hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Ambon terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon.

Dalam faktanya, disepanjang tahun 2026 ini, tercatat sekitar 51 event berbasis ekonomi kreatif dilakukan di kota Ambon, baik yang diprakarsai langsung oleh Pemkot maupun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy, Jumat (7/8/2026) menyebutkan, kurang lebih sudah 51 event, bayangkan saja sudah berapa banyak sumber daya yang terlibat di sana, mulai dari UMKM, talent, musik, penyanyi dan sebagainya. Ini menjadi satu ekosistem ekonomi kreatif yang cukup mendapat ruang untuk berkembang.

Menurutnya, tingginya jumlah event yang digagas komunitas menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Ambon.

“Dari 51 event yang diselenggarakan itu, pemerintah kota cuma melaksanakan sebagian, sisanya dilaksanakan oleh komunitas. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi sangat tinggi,” katanya.

Pemkot Ambon, akui Tukloy, akan terus memberikan perhatian terhadap sektor UMKM karena memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, terutama ketika terjadi tekanan maupun guncangan ekonomi.

“Kenapa UMKM menjadi prioritas? Karena dalam beberapa kajian, UMKM memang memberikan dampak yang lebih stabil dibandingkan dengan sektor yang lain ketika ada goncangan,” jelasnya.

Ia mengakui kondisi perekonomian saat ini menjadi tantangan bukan hanya bagi Kota Ambon, tetapi juga Indonesia secara keseluruhan. Karena itu, pemerintah berupaya menciptakan berbagai ruang ekonomi melalui kegiatan yang berbasis ekonomi kreatif.

“Bapak Wali Kota terus mendorong supaya kita bisa mewujudkan event-event berbasis ekonomi kreatif agar kita tetap menjaga pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon dan memberikan ruang yang cukup bagi kesempatan bekerja,” ujarnya.

Tukloy menambahkan, berbagai event ekonomi kreatif tidak sekadar menjadi ruang hiburan dan ekspresi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, musisi, pekerja kreatif, serta berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem tersebut.

Dirinya memberikan apresiasi kepada komunitas dan pihak swasta yang secara mandiri turut menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif di Kota Ambon.

“Kami Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada teman-teman yang telah bekerja sama untuk menyelenggarakan berbagai event,” katanya.

Pemkot Ambon berkomitmen memberikan ruang bagi pelaku UMKM yang masih berada pada tahap awal atau masa inkubasi agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri dan mapan.

“Bagi pelaku-pelaku usaha yang sudah mapan, kita memang memberikan uluran tangan kepada teman-teman yang masih belia di UMKM. Mereka sekarang masih berada pada masa inkubasi. Kita berharap ke depan teman-teman pelaku usaha, musisi dan sebagainya bisa lebih berkembang dan mampu melakukan seluruh aktivitas yang terkait dengan usaha itu sendiri,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Bank Indonesia yang selama ini dinilai ikut memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan ekonomi kreatif, baik yang diselenggarakan secara mandiri maupun melalui dukungan kepada penyelenggara event lainnya.

Christian berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku UMKM, sektor swasta, dan lembaga terkait dapat terus diperkuat sehingga ekonomi kreatif semakin berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat Kota Ambon. (Eda L)