Ombudsman RI Dorong Perbaikan Pelayanan Kesehatan di RSUD dr. M. Haulussy
Oktober 13, 2026AMBON, fokusmaluku.com- Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, bersama Tim Perwakilan Ombudsman RI Maluku melakukan pemantauan pelayanan publik di RSUD dr. M. Haulussy, Provinsi Maluku, Selasa (13/10/2026).
Pemantauan ini dilakukan untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam pemenuhan standar pelayanan dan hak pasien.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah ketersediaan obat dan mekanisme pemenuhan kebutuhan obat bagi pasien agar tidak menimbulkan beban tambahan bagi masyarakat.
Dalam pemantauan tersebut, Robert menekankan pentingnya kejelasan tanggung jawab rumah sakit apabila keluarga pasien harus membeli obat di luar rumah sakit akibat kekosongan persediaan.
“Pemenuhan kebutuhan obat tidak semestinya menjadi beban yang dialihkan kepada keluarga pasien tanpa kepastian penyelesaian,” ujarnya.
Selain ketersediaan obat, pemantauan juga mencakup keterbatasan sumber daya manusia, termasuk tenaga dokter, serta kondisi sarana dan prasarana rumah sakit. Kepastian hukum atas status aset tanah dan bangunan turut menjadi perhatian karena berkaitan dengan keberlangsungan penyelenggaraan pelayanan kesehatan selama ini.
Sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Maluku, RSUD dr. M. Haulussy memerlukan dukungan dan komitmen pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.
“Rumah sakit ini merupakan rumah sakit rujukan bagi masyarakat dari kabupaten/kota yang perlu mendapatkan perhatian optimal dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Kami akan memberikan perhatian khusus melalui proyek percontohan (pilot project) sebagai model perbaikan agar masyarakat di Maluku dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan optimal,” ujarnya.
Robert menegaskan bahwa hasil pemantauan dan masukan masyarakat perlu menjadi dasar evaluasi yang ditindaklanjuti melalui langkah konkret. Untuk itu, diperlukan kolaborasi antara penyelenggara pelayanan dan pemerintah agar berbagai persoalan yang ditemukan tidak berhenti pada tahap evaluasi, tetapi menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan.
“Yang kita dorong adalah pelayanan kesehatan yang baik, dipercaya masyarakat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Olehnya, masukan harus diterima secara terbuka dan dijadikan sebagai langkah perbaikan,” tutupnya.
Melalui pemantauan ini, Ombudsman RI mendorong perbaikan pelayanan di RSUD dr. M. Haulussy secara berkelanjutan, dengan memastikan pemenuhan hak pasien, ketersediaan obat, serta dukungan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia agar masyarakat Maluku memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan optimal. (**)

