Semarak HORI ke-80, Kemenkeu Mengajar ke-11 Hadir di Empat Wilayah Maluku
November 5, 2026AMBON, fokusmaluku.com- Kemenkeu Mengajar ke-11 akan menyapa pelajar di sembilan sekolah yang tersebar di Ambon, Masohi, Tual, dan Saumlaki pada Senin, 9 November 2026. Dilaksanakan secara serentak, kegiatan edukasi dan kerelawanan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80 sekaligus kesempatan bagi pegawai Kementerian Keuangan untuk berbagi ilmu dan inspirasi kepada generasi muda di Maluku.
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Maluku, Anang Rohmawan menjelaskan,
Kemenkeu Mengajar merupakan kegiatan kerelawanan tahunan yang diinisiasi pegawai Kementerian Keuangan melalui kegiatan mengajar selama satu hari.
“Para relawan akan memperkenalkan tugas dan peran Kementerian Keuangan, menjelaskan pengelolaan keuangan negara, serta mengajak pelajar memahami pentingnya kontribusi masyarakat dalam pembangunan,” kata Anang.
Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan semangat kerelawanan dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Tahun ini, Kemenkeu Mengajar mengusung tema “Uang Kita untuk Generasi Hebat Indonesia, Dari Kelas Menuju Dunia”. Melalui tema tersebut, para pelajar diajak mengenal manfaat keuangan negara bagi kehidupan masyarakat dan pentingnya pengelolaan yang bertanggung jawab.
Pembelajaran ini diharapkan dapat membantu mereka memahami hubungan antara keuangan negara, pembangunan, dan masa depan generasi muda, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam kemajuan Indonesia.
Pelaksanaan Kemenkeu Mengajar ke-11 di Maluku juga akan melibatkan para pimpinan unit vertikal Kementerian Keuangan sebagai relawan pengajar, mencakup pimpinan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Maluku, serta para pimpinan kantor layanan yang meliputi Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Bersama para relawan, mereka akan hadir langsung di ruang kelas untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para pelajar di Maluku.
Keterlibatan para pimpinan tersebut tambah Anang, diharapkan dapat mendekatkan Kementerian Keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pertemuan di kelas, pelajar dapat mengenal orang-orang yang menjalankan tugas pengelolaan keuangan negara beserta tanggung jawabnya.
“Pengalaman yang dibagikan juga diharapkan dapat membantu siswa memahami nilai integritas, kepedulian, dan semangat pengabdian dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Di wilayah pulau Ambon, kegiatan akan dilaksanakan di lima sekolah, yaitu SMA Negeri 11 Ambon, SMA As-Salam Ambon, SMA Negeri 5 Maluku Tengah, SD Pertiwi Ambon, dan MIS Terpadu Mutiara Bangsa. Kelima sekolah tersebut menjadi mitra pelaksanaan kegiatan yang mempertemukan relawan dengan pelajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Sementara itu, di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, kegiatan akan berlangsung di SD Negeri 23 Maluku Tengah. Di Kota Tual, para relawan akan hadir di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Tual dan SD Menorah Tual. Adapun di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kegiatan akan dilaksanakan di SMA Negeri 8 Kepulauan Tanimbar.
Kolaborasi dengan sembilan sekolah tersebut memperluas jangkauan edukasi keuangan negara bagi pelajar di Maluku. Kehadiran relawan diharapkan dapat menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk mengenal beragam pengalaman dan profesi.
Dari pertemuan tersebut, diharapkan tumbuh semangat untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita.
Melalui Kemenkeu Mengajar ke-11, peringatan HORI ke-80 di Maluku turut diisi dengan pengabdian melalui pendidikan. Berbagi ilmu dan pengalaman di ruang kelas menjadi cara para relawan mendampingi generasi muda mengenal potensi serta perannya bagi masyarakat. Dari Ambon, Masohi, Tual, hingga Saumlaki, kegiatan ini diharapkan memberi bekal pengetahuan dan inspirasi agar pelajar semakin percaya diri menatap masa depan serta berkontribusi bagi provinsi Maluku dan bangsa Indonesia.(**)

