Perempuan, Motor Penggerak Ekonomi Syariah
November 6, 2026AMBON, fokusmaluku.com- Perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, terutama melalui peningkatan literasi keuangan, pengelolaan keuangan keluarga, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus mendorong keterlibatan perempuan dalam pengembangan ekonomi syariah melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan pertumbuhan positif industri perbankan syariah di Maluku yang menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun penghimpunan dana masyarakat.
Berdasarkan data resmi OJK Provinsi Maluku, hingga Juni 2026, total aset perbankan syariah mencapai Rp1,10 triliun atau tumbuh sebesar 17,12 persen secara year-on-year (yoy).
Penyaluran pembiayaan bahkan mengalami pertumbuhan lebih tinggi, yakni 24,26 persen yoy menjadi Rp791,72 miliar. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp725,41 miliar, tumbuh 13,98 persen yoy.
Di tengah pertumbuhan tersebut, kualitas pembiayaan syariah tetap terjaga. Hal ini terlihat dari rasio Non-Performing Financing (NPF) sebesar 1,18 persen, dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) mencapai 109,14 persen.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Maluku, Haramain Billady saat dikonfirmasi belum lama ini menjelaskan, untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, OJK Provinsi Maluku aktif menginisiasi dan menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif melalui program GERAK Syariah (Gerakan Ekonomi Syariah).
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah SICANTIKS atau Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah, yang secara khusus mendorong peningkatan pemahaman perempuan mengenai pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah.
Melalui program ini, perempuan diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat, mulai dari membangun kebiasaan keuangan yang sehat hingga memahami produk dan layanan keuangan syariah.
Selain SICANTIKS, OJK Maluku juga menghadirkan KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah) melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi para penyuluh agama Islam.
Program ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi keuangan syariah dengan melibatkan para penyuluh sebagai mitra strategis dalam menyampaikan pemahaman kepada masyarakat.
OJK Maluku juga mengembangkan program SAKINAH (Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah) melalui safari edukasi ke pondok pesantren. Program ini mendorong para santri agar memiliki pemahaman yang baik mengenai keuangan syariah sejak dini.
“Berbagai upaya dan langkah sudah kita lakukan, hanya dengan satu tujuan bersama masyarakat dapat lebih mengerti dan memahami tentang apa itu ekonomi syariah di provinsi Maluku ini,” ucapnya.
Edukasi publik turut diperluas melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti lomba Fin Da’i Cilik, podcast bersama Komunitas Ruang Biru, serta dialog di TVRI Maluku bertema “Masa Depan Ekonomi Syariah Maluku”.
Selain itu, edukasi keuangan syariah juga dilakukan kepada pelajar di madrasah dan sekolah, termasuk MTsN 1 Maluku Tengah.
Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat, OJK Maluku turut menyelenggarakan Festival UMKM Halal untuk mempromosikan produk-produk lokal sekaligus mendorong penggunaan transaksi keuangan syariah.
Program SURAU juga menjadi bagian dari upaya tersebut melalui safari literasi keuangan syariah di berbagai wilayah Maluku.
Perempuan Berdaya, Ekonomi Syariah Tumbuh
Berbagai program yang dijalankan OJK Maluku tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah.
Dengan peningkatan pemahaman keuangan syariah, perempuan diharapkan tidak hanya mampu mengelola keuangan rumah tangga secara bijak, tetapi juga berperan aktif dalam mengembangkan usaha, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Perempuan yang cakap secara finansial menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di Maluku. (**)


