DAU Dipotong Lagi, Latupono Minta Pemkot Maksimalkan Pendapatan

DAU Dipotong Lagi, Latupono Minta Pemkot Maksimalkan Pendapatan

Februari 17, 2021 0 By admin

AMBON, FM,-Dengan adanya pemotongan 4 Persen dari total Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat untuk penanganan Vaksin di kota Ambon tentu akan berimplikasi juga pada APBD Kota Ambon tahun 2021. disisi lain tak dpaat dipungkiri kota Ambon juga hingga kini masih sangat bergantung kepada pemerintah pusat. Namun tidak ada pilihan lain karena sudah menjadi kebijikan yang wajib dilakukan pada setiap daerah.

“Tidak ada pilihan lain, karena kalau kita hanya berharap dari Pemerintah Pusat melalui DAU lalu akhirnya harus dipotong juga, otomatis program yang dirancang tidak bisa dilakukan,” ucapnmya.

Menyikapi itu, Wakil Ketua DPRD kota Ambon, Rustam Latupono kepada wartawan di Baileo Rakyat Belso-Ambon, Selasa 16/02/2021) mengatakan, konsesuensi dari setiap kebijakan yang diambil pasti ada,negara juga saat ini dalam keadaan yang tidak stabil dari sisi pendapatan. sebab itu dirinya menyampaikan beberapa pikiran yakni, Pemerintah kota Ambon harus lebih bekerja secara maksimal terutama dalam sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan demikian salah satu solusi untuk menutupi pemotongan tersebut adalah pemkot Ambon mesti menggali potensi daerah yang ada.

Latupono menilai, kota Ambon adalah kota jasa potensi pajak dan retribusi daerah masih dapat dimaksimalkan dirinya mencontohkan, retribusi sampah rumah tangga, bila dapat dimaksimalkan dengan lebih baik lagi tentu akan menghasilkan pendapatan yang luar biasa, karena pemerintah menyediakan armada angkutan sampah, lantas tidak ada vitback dari masyarakat kepada pemerintah akhirnya pendapatan yang dihasilkan tidak maksimal.

Tambahnya, hampir disetiap sudut kota ada rumah makan dan restoran yang setiap harinya beroperasi,kalau itu dimaksimalkan pajak restorannya. namun sayangnya sejauh ini semua potensi itu belum dapat dilakukan secara maksimal.

Dalam berbagai kesempatan, dirinya selalu mengusulkan kepada Wali kota Ambon,Richard Louhenapessy agar dalam perombakan birokrasi yang dilakukan haruslah menempatkan orang-orang yang kredibel, inovatif dan memiliki kemampuan ekstra dalam mengelola pajak dan resribusi daerah terutama pada jabatan 16 OPD penghasil PAD di kota Ambon.

“Suka tidak suka pasti akan dilakukan pergeseran APBD 2021, ya bisa saja anggaran dipangkas, program yang tidak terlalu prioritas pasti akan kita pangkas guna menyeimbangkan APBD tahun 2021,” tutur Latupono.(FM-07)